Blog / Real Weddings / Sebuah Pernikahan Adat Jawa Yang Penuh Haru

Sebuah Pernikahan Adat Jawa Yang Penuh Haru

Warna:


Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-1

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined
Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined
Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Tambahkan ke Board
sebuah-pernikahan-adat-jawa-yang-penuh-haru-undefined

Photography: Kamala Studio

Layaknya sebuah adegan langsung dari sebuah film roman, Gita dan Jon pertama kali bertemu di dekat Menara Eiffel. Keduanya kemudian mengatur pertemuan berikutnya ketika Gita bekerja sukarela di Cina. Karena Gita berasal dari Jakarta dan Jon tinggal di Honolulu, menjalani sebuah hubungan jarak jauh menjadi sebuah hal yang tak terelakkan. Dari email intensif hingga obrolan via teks, percakapan via telepon hingga video, mereka berdua yakin segala perjuangannya akan sepadan pada akhirnya. Melihat kembali hubungan mereka, ada juga periode waktu dimana pasangan tidak dapat saling bertemu selama 21 bulan berturut-turut. Namun, selalu ada pelajaran yang dipetik dan masa-masa sulit itu terjadi agar hubungan mereka lebih kuat.

Jadi, setelah terpaut oleh jarak selama enam tahun, yang diinginkan Jon dan Gita hanyalah kebersamaan mereka. "Sejak kami bertunangan, saya tahu bahwa akan ada banyak hal yang harus kami persiapkan dan itu akan menjadi tantangan bagi setiap orang yang terlibat berhubung dengan jarak yang ada. Karena itulah kami tidak ingin memperumit pernikahan," ucap Gita tentang perencanaan pernikahan-nya. Sang pengantin juga ingin keluarganya terlibat sebanyak mungkin. "Meskipun pernikahan khas budaya Indonesia memang melibatkan anggota keluarga besar, saya tahu juga kalau dari dalam hati mereka semuanya sangat senang membantu karena saya akan pindah ke Honolulu setelah menikah nanti," kata sang pengantin wanita.

Sebagai orang Jawa, wajar saja kalau Gita selalu bermimpi mengadakan pernikahan tradisional. "Saya menyukai setiap prosesi pernikahan tradisional yang harus kami lewati dari siraman, upacara akad, sampai Panggih," katanya. "Pada akhirnya, Jon dan saya melewati waktu yang menyenangkan sekali, keluarga kami bahagia dan begitu juga orang lain. Bukankah itu bagian yang terpenting?" ungkap sang pengantin wanita sambil tersenyum.

Jika kami harus memilih bagian terfavorit dari keseluruhan pernikahan tersebut, pastinya adalah ketika keduanya sedang video call kepada anggota keluarga Jon yang tidak dapat menghadiri pernikahan mereka di Jakarta. Gulir kembali lagi dan Anda akan melihat senyuman dan tawa dengan mudahnya pada setiap foto yang ada.

Vendor yang mungkin anda suka