Less is More: Tips Mengadakan Pernikahan Sederhana a la Microwedding

by Belle Biarezky [[ 1595296800000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] in Wedding Ideas  

Colors:

Tidak bisa mengundang banyak tamu mungkin menjadi salah satu hal yang disesalkan oleh para calon pengantin di tahun ini. Situasi yang belum kondusif karena COVID-19 masih dinyatakan sebagai pandemi global membuat banyak pasangan terpaksa mengubah rencana pernikahan. Memperkecil skala pernikahan adalah salah satu solusi yang banyak dipilih di era new normal ini.

Microwedding merupakan konsep yang tepat untuk diterapkan jika Anda memilih untuk memperkecil skala perayaan janji suci Anda. Microwedding dikenal dengan pernikahan berskala intimate, namun dengan kapasitas yang lebih minim lagi di mana tamu yang diundang tidak lebih dari 50 orang. Microwedding berfokus pada momen mengesahkan janji suci di hadapan Tuhan dan sesuai hukum yang berlaku dibandingkan dengan menggelar pesta jamuan dan hiburan yang berlangsung selama beberapa jam. Oleh karena itu, durasi microwedding pun lebih singkat dibandingkan pernikahan dengan konsep yang masif.

Seperti kata pepatah "less is more", walaupun kesannya lebih sederhana, bukan berarti microwedding tidak bisa membuat upacara janji sehidup semati Anda menjadi kurang berkesan. Perhatikan beberapa elemen berikut ini untuk memastikan pergelaran microwedding Anda sukses dan berkesan.

  • Photography: Axioo

    Undangan dengan relasi sangat dekat

    Menerapkan microwedding sebagai konsep new normal wedding Anda berarti menekan jumlah undangan. Dengan hanya mengundang lingkup keluarga terdekat dan sahabat dari lingkaran pertemanan terakrab, pernikahan Anda akan dipastikan berlangsung sangat hangat, intimate, dan personal. Anda dan pasangan pun tidak akan didera rasa kelelahan berkepanjangan karena harus menyapa banyak tamu. Sebaliknya, Anda justru benar-benar bisa menghabiskan waktu dalam suasana yang spesial dengan orang-orang terdekat. Foto oleh Axioo.

  • Dekorasi yang fokus dan elaboratif

    Menerapkan dekorasi yang tepat untuk pernikahan berskala kecil merupakan hal yang penting. Konsep microwedding bukan berarti dekorasi tidak bisa meriah. Fokuskan pada satu atau dua sudut penting, seperti latar akad nikah/pemberkatan atau wedding arch untuk pengambilan foto. Seperti pada pernikahan sosialita Fitria Yusuf ini, Alexander Gotama dari LXE Moments mengonsepkan latar meja akad nikah nan megah yang terinspirasi dari karya seni Marc Quinn dan direalisasikan dengan sangat memesona oleh tim dekorator Stupa Caspea. Walaupun hanya diadakan di halaman belakang rumah pribadi, pernikahan yang sederhana ini begitu memikat berkat sudut dekoratif yang diaplikasikan dengan sangat konseptual. Foto oleh Gillard Mathieu Photography.

  • Photography: Axioo

    Minta foto dan video dengan sudut close-up

    Ingatkan kepada fotografer dan videografer Anda untuk banyak menangkap momen candid dari jarak dekat. Minta tim untuk fokus pada interaksi Anda dengan pasangan dan dengan tamu-tamu undangan, serta detail-detail artistik pada pernikahan Anda, seperti dekorasi, cincin pernikahan, dan makanan. Dengan begini, dipastikan estetika album pernikahan Anda terjamin dan setiap lembarnya memiliki cerita menarik untuk dikenang. Foto oleh Axioo.

  • Photography: Imagenic

    Momen foto berdua tak terbatas

    Karena rangkaian acara yang lebih singkat, Anda dan pasangan pun memiliki lebih banyak waktu untuk mengabadikan momen berdua. Terlebih jika lokasi atau gedung pernikahan Anda memiliki lingkungan yang sangat indah, Anda dan pasangan bisa mencuri waktu dengan berkeliling dan mengambil foto di sudut-sudut artistik. Dengan penampilan istimewa sekali seumur hidup: busana pernikahan beserta riasan spesial-- tentu saja momen ini sayang untuk dilewatkan. Foto oleh Imagenic.

  • Photography: Alinea

    Janji suci dari hati

    Mengesahkan hubungan di hadapan Tuhan dan berdasarkan hukum yang berlaku memang merupakan fokus utama dari microwedding. Untuk membuat momen ini semakin berkesan, Anda dan pasangan juga bisa saling menyampaikan janji suci yang kalian tulis sendiri. Momen ini akan semakin sakral karena disaksikan oleh orang-orang terdekat yang memiliki tempat spesial di hati kalian. Foto oleh Alinea.

  • Pengalaman kuliner yang istimewa

    Investasikan pada sajian makanan yang dikreasikan secara spesial untuk menjamu keluarga dan sahabat terdekat Anda. Jangan lupa untuk tetap hindari konsep prasmanan agar protokol kebersihan tetap bisa diterapkan dengan tepat. Untuk seated wedding, Anda bisa memilih course menu, yaitu rangkaian menu yang terdiri dari 3 - 5 sajian dari makanan pembuka hingga penutup. Menu seated wedding ini juga bisa direalisasikan ke dalam konsep pondokan bagi Anda ingin menghindari kebosanan para tamu jika harus duduk dalam waktu lama. Sebagai pertimbangan lain, hidangan yang siap dibawa pulang juga bisa berkesan. Cari vendor katering yang bisa menyiapkan kemasan istimewa lengkap dengan kartu ucapan terima kasih. Foto oleh Jacky Suharto, table setting oleh LXE Moments.

  • Photography: Axioo

    Kata sambutan dari tamu spesial

    Salah satu keunggulan mengadakan microwedding adalah Anda dan pasangan bisa berinteraksi dekat dengan para tamu, begitu pun mereka. Keluarga maupun sahabat terdekat pasti akan merasa sangat senang jika bisa menyampaikan doa, harapan, maupun cerita yang sangat spesial kepada kedua mempelai. Sesi ini dipastikan menjadi momen tidak terlupakan bagi semua yang hadir, serta tentu saja Anda dan suami Anda. Foto oleh Axioo.

  • Photography: Alinea

    Live streaming dengan aktivitas seru

    Jika masih ada beberapa pihak terdekat yang tidak bisa hadir, salah satunya karena terhalang travel ban, “dekatkan” pesta pernikahan Anda melalui live streaming. Selain mengundang para tamu virtual ini untuk menyumbangkan speech atau beberapa patah kesan dan pesan, buatkan juga aktivitas seru, seperti permainan daring. Minta bantuan wedding organizer Anda untuk mencarikan online games yang menarik dan siapkan hadiah yang bisa dikirimkan secara virtual, seperti kupon belanja online. Foto oleh Alinea.

Jika Anda sedang mengubah konsep pernikahan, yang tadinya masif menjadi microwedding, cek penyesuaian alokasi budget-nya di sini untuk mempermudah penghitungan. Untuk ide moodboard visualnya, Anda bisa mempertimbangkan inspirasi tren pernikahan 2020 yang telah kami susun di artikel ini.


CREDIT TO VENDORS:


Temukan inspirasi pernikahan, pilihan vendor baru dan terbaik, serta beragam artikel menarik seputar tren dan hubungan pernikahan. Download aplikasi Bridestory sekarang di App Store dan Google Play Store

Post Your Comment

READ [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Comments

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]

Show