Blog / Pre-Weddings / Sesi Pemotretan Penuh Haru di Nusa Penida, Bali

Sesi Pemotretan Penuh Haru di Nusa Penida, Bali

Warna:


Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-1

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Tambahkan ke Board
sesi-pemotretan-penuh-haru-di-nusa-penida-bali-undefined

Photography: ASPICTURA

Bagi Melissa dan David, keputusan pernikahan tidak pernah didasarkan pada jangka waktu mereka telah bersama. Sebaliknya, pernikahan adalah tentang kesediaan mereka untuk menghargai pasangan mereka. Pasangan ini menyadari bahwa sebuah hubungan seharusnya dibangun berdasarkan rasa kepercayaan dan pandangan bahwa mereka berdua bukanlah manusia sempurna, yang pada akhirnya membuat mereka begitu terbuka tentang kelemahan masing-masing. "Kami berdua lelah dengan hubungan kekanak-kanakan yang tidak memiliki arah, jadi saat kami memutuskan untuk memulai hubungan ini, kami tahu kami menjalaninya sampai selamanya," kata Melissa.

Lamaran David bukanlah sesuatu yang tak terduga juga, mengingat mereka bukan pasangan yang romantis. "Tidak ada bunga atau musik romantis saat dia melamar, dia hanya menawari dirinya sendiri dan rencana masa depannya untuk kita. Alih-alih membicarakan hal-hal manis, dia adalah eksekutornya," kenangnya. "Sebelum saya memberikan jawabannya, saya bertanya kepadanya lebih jauh tentang harapan dan rencananya. Karena pernikahan bukan hanya satu hari bahagia, ini adalah janji seumur hidup, sebuah komitmen untuk bersama-sama melalui pasang surut. Dan yang terpenting, saya percaya melibatkan Tuhan dalam pernikahan kita juga akan membuat hubungan kita semakin kuat," lanjut Melissa.

Untuk sesi pre-wedding mereka, mereka berdua sepakat untuk menampilkan pemandangan alam Nusa Penida, Bali. Bahkan busana paling formal yang kami lihat di salah satu foto, di mana David mengenakan tuksedo putih masih bisa mewujudkan kepribadian kasual mereka bersama dengan gaun kasual Melissa yang sukses menyeimbangkan komposisi tersebut. Foto lainnya yang tak kalah indah adalah ketika keduanya berpose di bebatuan tebing, di mana mereka mengenakan pakaian hitam yang senada. Busana akhir ini membuat kami sukses terpukau, terutama detail neckline pada gaun Melissa yang begitu memesona hingga menarik perhatian kami.

Gulir kembali lagi untuk melihat detail sesi pre-wedding yang diabadikan oleh Aspictura dan jangan lupa menambahkan foto terfavorit Anda ke papan inspirasi!

Vendor yang mungkin anda suka