Sentuhan Emas dan Perak Dalam Pernikahan Serba Putih di Jakarta

oleh Natasza Kurniawan [[ 1521770400000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Real Weddings 

Warna:


Velin dan Edsel memulai perjalanan mereka sebagai pasangan di Shanghai 6 tahun silam. Edsel adalah senior Velin saat itu dan telah memerhatikannya sejak lama sebelum akhirnya berhasil membuka percakapan di tengah suatu perjalanan bersama dengan teman-teman. "Ia membantu saya mengambil foto dan di sanalah awal dari obrolan panjang kami," cerita Velin.

Setelah berpacaran selama 4 tahun, Edsel memutuskan untuk melamar sang kekasih dengan bantuan dari rekan kerjanya. "Kami pergi melihat matahari terbit saat berlibur ke Borobudur dan saya tengah sibuk mengambil foto pemandangan dari tempat saya berdiri. Ketika saya berbalik, Edsel sudah berlutut dengan sebuah cincin dan meminta saya untuk menjadi istrinya," kenang Velin. "Saya pun segera mengiyakan dengan tangisan bahagia," tambahnya.

Perencanaan pernikahan dilaksanakan setahun sebelumnya dengan cerita yang tak terlupakan akan pemotretan pre-wedding keduanya. "Sebulan sebelum pemotretan, pergelangan kaki Edsel patah akibat bermain futsal. Meski dengan semua kesulitan yang harus dihadapi, kami masih bisa mendapatkan hasil foto yang bagus. Terima kasih pada Cappio Photography tentunya," ungkap Velin.

Persiapan satu tahun tersebut datang dengan pasang surut, namun keduanya berhasil mewujudkan pernikahan impian mereka. Sesi menari dengan sang ayah menjadi momen favorit Velin, sebelum sesi first dance dengan sang suami. "Melihat betapa bangganya orang tua kami dengan hari pernikahan ini, juga semua kebahagiaan dan senyuman para tamu benar-benar menghibur saya," ujar Velin.

Untuk gaun pengantin, Velin menginginkan sebuah gaun yang dapat mengimbagi karakternya dengan sempurna. Velin pun memercayakannya kepada desainer Indonesia ternama, Yogie Pratama. "Ia tampak sangat elegan dalam gaun sabrina lengan panjang untuk pemberkatan nikah di pagi hari. Gaun malamnya pun tidak kalah mengagumkan, bagian atas gaun dirancang dengan sederhana namun modis dengan bagian bawah yang detail dan modern," kenang salah satu bridesmaid Velin hari itu. Edsel selalu menggemari karya-karya Tulus, jadi Teman Hidup dipilih sebagai lagu pengiring grand entrance selain Beautiful in White pada malam resepsi.

Melalui setiap foto yang ada, dapat terlihat perjalanan hari itu melampaui harapan mereka, khususnya dengan teman dan keluarga yang datang dari luar negeri untuk merayakan pertalian ini. Berkaca kembali pada pengalaman mereka, inilah tip berguna untuk para calon pengantin, "Selektiflah dalam memilih vendor yang tepat, pastikan Anda memiliki koneksi dan komunikasi yang baik dengan vendor tersebut. Vendor yang benar akan membuat Anda merasa tenang dan bebas dari stres selama pernikahan berlangsung. Selain itu, jangan memikirkan hal lain selama momen tersebut selain bahwa Anda sedang menikahi orang yang paling Anda cintai."


KREDIT KE VENDOR:


Temukan inspirasi pernikahan, pilihan vendor baru dan terbaik, serta beragam artikel menarik seputar tren dan hubungan pernikahan. Download aplikasi Bridestory sekarang di App Store dan Google Play Store

Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]

Tampilkan