LAPORAN TREN PERNIKAHAN 2016 DI INDONESIA

oleh Bridestory [[ 1457316300000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Ide Pernikahan 

Warna:


  • LAPORAN TREN PERNIKAHAN 2016 DI INDONESIA - 001

Kami sangat bersemangat untuk berbagi tentang tren pernikahan di Indonesia! Kami bangga mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya kami mempersembahkan ulasan komprehensif yang dapat dipublikasikan tentang tren pernikahan terbaru di Indonesia, dengan 4.000 pasangan yang berpartisipasi dalam survei. Jika Anda sedang merencanakan pernikahan Anda di Indonesia, kami berharap bahwa laporan ini akan menjadi panduan serta dapat membantu Anda dalam membuat keputusan.


Klik di sini untuk mengunduh gambar


Survei kami menunjukkan bahwa 60,6% pasangan mulai merencanakan pernikahan mereka antara usia 25 dan 34, dengan besar 35,1% yang memulainya lebih awal. Seiring waktu, biasanya tak jauh berbeda jika memiliki perencanaan yang lebih baik, sebagian besar pasangan mendedikasikan 10 hingga 12 bulan (27,8%) untuk merencanakan pernikahan mereka. Tapi tidak perlu khawatir jika Anda tidak memiliki banyak waktu, karena 25,5% pasangan berhasil merencanakan pernikahan mereka hanya dalam kurun waktu 3 sampai 6 bulan!



Klik di sini untuk mengunduh gambar


Salah satu tren yang menarik adalah bagaimana sebagian besar pasangan masa kini adalah pembuat keputusan utama (70,6%) dalam perencanaan pernikahan mereka, mungkin karena 52,6% dari mereka membiayai pernikahan mereka sendiri. Ini mungkin mengapa pernikahan skala kecil dengan tamu yang lebih sedikit, yang tidak memakan biaya lebih besar, semakin populer di Indonesia akhir-akhir ini.



Klik di sini untuk mengunduh gambar


Ketika mencari vendor pernikahan, sebanyak 23,4% pasangan Indonesia masih mengandalkan arahan dari keluarga dan teman-teman, di sisi lain mereka juga mencoba cara yang lebih

mengandalkan teknologi seperti memanfaatkan situs Bridestory (17,4%) dan media sosial (15,5%). Penawaran harga yang diberikan juga tampaknya masih menjadi faktor yang paling penting untuk pasangan, diikuti dengan kepribadian vendor (21,1%) dan portofolio yang dimiliki vendor (19,5%).



Klik di sini untuk mengunduh gambar


Sesi pemotretan pre-wedding adalah suatu keharusan bagi sebagian besar pasangan, sebanyak 84,2% pasangan memilih untuk melakukannya dan 51,6% dari mereka menghabiskan sekitar 7 hingga 10 juta rupiah untuk sesi foto pertunangan. Pemotretan outdoor dalam kota (43,3%) adalah yang paling populer, dengan 35,2% dari pasangan lebih memilih untuk mengenakan pakaian kasual, dan 32,4% dari pasangan memilih untuk menggunakan gaun formal dan tuksedo.



Klik di sini untuk mengunduh gambar


Sebagai pelengkap pesta pernikahan, suvenir pernikahan seperti alat tulis (34,3%) dan peralatan makan (31,1%) masih menjadi pilihan populer di kalangan calon mempelai. Apakah Anda khawatir bahwa Anda mungkin tidak dapat menekan angka anggaran pernikahan Anda? Jangan khawatir, 55,6% pasangan Indonesia berhasil menggelar pesta yang sesuai dengan anggaran yang direncanakan, sehingga berarti Anda dapat melakukannya juga!



Klik di sini untuk mengunduh gambar


Sebagian besar pasangan (38,3%) menyewa jasa wedding organizer untuk membantu agar hari pernikahan mereka berjalan lancar. Pernikahan Indonesia yang diadakan di berbagai tempat, dengan 34,5% dari mereka didekorasi dengan gaya modern dan 19,9% memiliki tema taman, di mana banyak vendor telah memprediksi gaya tersebut akan menjadi tren di tahun ini. Standing parties (74,6%) masih menjadi yang paling umum untuk resepsi di Indonesia, namun jamuan makan malam dengan gaya sitting-dinner (25,4%) secara perlahan mendapatkan popularitas.



Click here to download the image


Beralih ke topik busana pengantin, kebanyakan pengantin membeli sepatu pernikahan yang sudah tersedia di toko (56,1%), sedangkan tak demikian halnya untuk gaun pengantin atau kebaya. Sekitar 52,6% dari pengantin menyewa pakaian pernikahan mereka, tetapi 41,2% memilih untuk memakai jasa perancang busana untuk gaun yang dibuat khusus. Gaun mekar ala putri kerajaan (42,1%) adalah gaya berpakaian yang paling dicintai, diikuti oleh model A-line (22,2%) dan gaun bergaya putri duyung (14,5%).



Klik di sini untuk mengunduh gambar


Putih yang klasik masih menjadi warna yang paling disukai untuk kebaya pengantin, dengan warna merah, hitam, pink, dan emas di urutan selanjutnya. Tuksedo juga masih di sisi yang aman, dengan 43,6% dari calon pengantin pria memilih warna hitam. Untuk para ibu, merah dan biru navy adalah beberapa warna yang paling populer, sementara pengiring pengantin kebanyakan memakai warna pastel dan warna-warna cerah seperti pink dan pirus. Untuk memastikan bahwa mereka terlihat cantik pada hari perayaan, kebanyakan pengantin (37,6%) bersedia untuk menghabiskan antara 5 sampai 10 juta rupiah untuk menata rambut dan riasan wajah mereka.

Jadi, kini Anda sudah memiliki data tren pernikahan seperti apa yang populer di Indonesia tahun ini. Apakah Anda akan menikah atau sedang merencanakan pernikahan Anda dalam waktu dekat? Beritahu kami pengalaman Anda di kolom komentar di bawah ini!




Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]