Blog / Wedding Ideas / Tips dan Etika Dasar Saat Melakukan Food Tasting

Tips dan Etika Dasar Saat Melakukan Food Tasting

Color:
Add To Board
tips-dan-etika-dasar-saat-melakukan-food-tasting-1

Dari sekian banyak persiapan pernikahan yang menguras tenaga dan pikiran, rasanya food tasting adalah persiapan yang paling menggiurkan. Bagaimana tidak, pada sesi food tasting, Anda dan pasangan bisa mencicipi beberapa pilihan makanan serta minuman sambil bebas memberikan masukan. Meski dilakukan dengan bebas dan menyenangkan, bukan berarti melakukan food tasting tanpa etika dasar yang jelas. Dengan memahami etikanya, baik calon pengantin maupun catering dapat memilih makanan dan minuman yang tepat secara objektif. Alhasil misi membuat semua tamu undangan yang hadir menikmati momen bisa terwujud dengan sempurna.

Karena itu Bridestory akan memberikan tips dan etika dasar yang sebaiknya diketahui calon pengantin saat melakukan food tasting. Ikuti panduan berikut ini untuk agar sesi food tasting bisa berlangsung menyenangkan:

  • Jangan ajak terlalu banyak orang saat melakukan food tasting.
    Memilih menu makanan dan minuman yang akan disajikan kepada tamu, memang sesi yang menyenangkan tapi sekaligus membingungkan. Pertanyaan yang paling sering terlintas di kepala calon pengantin adalah: "Makanan dan minuman apa yang disukai oleh semua orang?" Inilah yang kemudian membuat calon pengantin kemudian mengajak banyak orang saat melakukan food tasting, berharap bisa mendapat referensi yang lebih variatif.
    Cara ini sangat tricky, bisa jadi Anda dan pasangan jadi tidak fokus karena mendapatkan terlalu banyak masukan. Idealnya food tasting dihadiri 4-6 orang. Padmasita Kumoro, Head of Sales & Marketing Al's Catering Jakarta & Bali, menyarankan untuk melibatkan pihak-pihak berkepentingan dalam proses food tasting. "Selain calon pengantin yang juga penting dihadirkan adalah orang tua dari kedua belah pihak. Dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan maka pemilihan menu dan perhitungan jumlah porsi bisa dilakukan lebih detail. Serta untuk menghindari perubahan menu last minute yang tentu akan membuat calon pengantin khawatir," saran Padma kepada Bridestory beberapa waktu lalu. Selain pihak keluarga, penting juga untuk menghadirkan pihak wedding planner jika Anda menggunakannya. Wedding planner akan melihat dari sisi kualitas makanan serta cara penyajiannya. Lalu memetakan adakah situasi yang harus diantisipasi terkait konsumsi.
  • Pahami skema food tasting yang dimiliki oleh jasa catering.
    Setiap jasa catering memiliki skema atau mekanisme food tasting yang berbeda-beda dengan ketentuannya tersendiri. Padma kemudian bercerita di Al's Catering, ada dua jenis food tasting. Pertama food tasting untuk calon client yang diadakan setiap 3 bulan. Kedua adalah, food tasting untuk client yang sudah melakukan konfirmasi dan sudah memilih menu.
    Untuk food tasting jenis yang pertama, biasanya dihadiri 30-50 tamu dan dilengkapi dengan gambaran tempat acara serta menu yang akan dipilih. Sedangkan untuk jenis yang kedua, biasanya client sudah memilih menunya terlebih dahulu dan food tasting dibuat khusus untuk mereka. "Harapannya, agar client merasa lebih nyaman saat mencoba makanan dan berdiskusi dengan tim kami," imbuh Padma. Selama pandemi food tasting dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat yaitu dilakukan untuk setiap client selama 40 menit dan tamu yang hadir wajib menunjukkan sertifikat vaksin serta menggunakan masker sesuai ketentuan. "Ini kami buat agar para client merasa aman dan nyaman saat melakukan food tasting di kantor kami," tegas Padma.
  • Persiapkan diri sebelum melakukan food tasting.
    Agar sesi food tasting Anda berlangsung efektif, maka sangat penting untuk konsentrasi pada rasa serta penyajian yang diberikan catering. Ini artinya Anda dan pasangan perlu mempersiapkan diri sebelum melakukan food tasting. Apa sajakah persiapan dirinya? Anda dan pasangan harus benar-benar fokus. Pastikan ketika melakukan food tasting, aura dan mood Anda dan pasangan sedang sangat bagus.
    Jangan melakukan food tasting dalam keadaan terlalu kenyang, tapi jangan juga sedang kelaparan. Kondisi ini membuat sesi analisa rasa yang Anda akan lakukan menjadi tidak objektif. Karena food tasting akan menyajikan seluruh menu makanan dan minuman yang penuh, yaitu mulai dari makanan pembuka, makanan inti dan makanan penutup, maka lakukanlah dalam keadaan Anda siap untuk mencicipi semuanya.
  • Sampaikan kritik dengan positif.
    Ingatlah bahwa Anda dan jasa catering memiliki misi yang sama, yaitu memuaskan seluruh tamu undangan dari sisi konsumsi. Artinya, Anda dan jasa catering tidak sedang berlomba mencari siapa yang terbaik tapi sedang bekerja sama untuk menyajikan yang terbaik. Karena itu jika ada rasa atau cara penyajian yang kurang berkenan, sampaikan dengan positif sehingga catering bisa memberikan solusi terbaik untuk mengatasinya. Intinya adalah sampaikan penilaian Anda dan pasangan secara jujur dan terbuka kepada catering tapi dengan aura yang membangun. Cara ini akan membuat pihak catering merasa dihargai secara profesional dan mendorong mereka untuk memberikan servis terbaik untuk Anda dan pasangan.

Vendors you may like