Blog / Wedding Ideas / Panduan Menyimpan Gaun Pengantin Setelah Hari Pernikahan, Tetap Awet dan Tahan Lama

Panduan Menyimpan Gaun Pengantin Setelah Hari Pernikahan, Tetap Awet dan Tahan Lama

Color:
Add To Board
panduan-menyimpan-gaun-pengantin-setelah-hari-pernikahan-tetap-awet-dan-tahan-lama-1

Ketimbang menggunakan layanan sewa, beberapa pengantin wanita lebih memilih untuk memesan gaun pengantin secara custom agar bisa leluasa dalam menciptakan desain yang sepenuhnya unik dan sesuai dengan karakter pribadi mereka. Bekerja sama dengan salah satu desainer terbaik pun menjadi opsi yang dirasa menjanjikan untuk mewujudkan ekspektasi. Mulai dari pemilihan bahan, ukuran, warna, dan detail hiasan, semuanya dapat disesuaikan hingga kata sepakat terucap. Ketika tibanya hari pernikahan, Anda akan mengenakan gaun pengantin tersebut sepanjang hari demi menyempurnakan penampilan Anda saat menjadi ratu dalam sehari.

Lalu, setelah seluruh rangkaian hari bahagia berhasil dilewati, apa yang akan Anda lakukan terhadap gaun pengantin Anda? Menjualnya, atau justru merombak gaun tersebut menjadi sebuah pakaian formal yang cocok untuk dikenakan kembali di kemudian hari? Sebagian dari Anda mungkin ingin tetap mempertahankan bentuk gaun pengantin tersebut dan menyimpannya sebagai kenang-kenangan berharga, tetapi tentu saja, Anda tidak bisa hanya mencucinya secara sembarangan dan kemudian menggantungnya di dalam lemari. Karena cara tersebut justru bisa berpotensi merusak gaun pengantin Anda. Maka dari itu, Anda memerlukan layanan preservasi atau pengawetan gaun pengantin.

Apa Itu Preservasi Gaun Pengantin?

Panduan Menyimpan Gaun Pengantin Setelah Hari Pernikahan, Tetap Awet dan Tahan Lama Image 1

Preservasi gaun pengantin adalah suatu proses perawatan khusus yang bertujuan untuk menjaga dan merawat gaun setelah hari pernikahan agar tetap dalam kondisi terbaiknya. Layanan ini didesain untuk mencegah kerusakan serta mempertahankan keindahan gaun dalam jangka waktu yang lama, sehingga para pengantin berpeluang untuk menyimpan gaun tersebut sebagai benda berharga yang layak untuk dikenang. Bagaimana cara kerjanya? Pada tahap awal, gaun pengantin akan diperiksa dengan cermat terlebih dahulu sebelum dilakukan proses pembersihan. Ahli perawatan pakaian kemudian menguji material gaun untuk menentukan metode pembersihan mana yang dirasa tepat demi bisa memberikan hasil optimal.

Segala manik-manik atau elemen dekoratif lainnya juga akan dilindungi atau dilepas sebelum melalui proses pembersihan. Barulah setelah itu, gaun pengantin siap dibersihkan dengan dukungan mesin berteknologi tinggi untuk menghilangkan noda ataupun kotoran yang berpotensi dapat merusak tampilan gaun. Beberapa layanan preservasi juga menerima perbaikan manik-manik gaun pengantin apabila terdapat kerusakan. Pada langkah terakhir, gaun pengantin Anda akan disimpan dalam sebuah kotak berukuran besar yang terbuat dari bahan bebas asam. Hal ini untuk memastikan bahwa kondisi fisik gaun tetap terjaga dengan baik apabila ingin disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Perkiraan Biaya Layanan Preservasi Gaun Pengantin

Panduan Menyimpan Gaun Pengantin Setelah Hari Pernikahan, Tetap Awet dan Tahan Lama Image 2

Biaya pengawetan gaun pengantin dapat bervariasi, tergantung pada lokasi dan tingkat kesulitan pengerjaan yang dibutuhkan untuk gaun Anda. Di Indonesia sendiri, saat ini layanan preservasi gaun pengantin tersedia di Jeeves dan 5Asec. Keduanya merupakan perusahaan laundry dan dry cleaning terkemuka di dunia. Secara spesifik, untuk layanan preservasi gaun pengantin, Jeeves memberi penawaran mulai dari Rp1,5 jutaan, sementara 5Asec menyediakan layanan serupa dengan biaya mulai dari Rp500 ribu.

5 TIPS UNTUK MENGAWETKAN GAUN PENGANTIN

Perhatikan bahwa pengawetan gaun pengantin hanya boleh dilakukan oleh seorang profesional. Anda tidak bisa melakukannya sendiri di rumah dengan peralatan seadanya secara sembarangan. Bawalah busana Anda ke sebuah layanan laundry dan dry cleaning premium yang memang memiliki servis khusus untuk preservasi gaun pengantin. Perhatikan terlebih dahulu kelima tips berikut ini sebelum Anda memutuskan untuk melestarikan gaun pengantin.

Panduan Menyimpan Gaun Pengantin Setelah Hari Pernikahan, Tetap Awet dan Tahan Lama Image 3

  1. Pastikan untuk Membersihkan Segala Noda
    Salah satu aspek kunci yang perlu diperhatikan adalah penanganan noda, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Bagian bawah gaun pengantin Anda mungkin sempat terkena tanah basah saat Anda berjalan di tengah cuaca hujan, atau beberapa tamu yang sempat bersentuhan dengan Anda ternyata meninggalkan noda make up tipis di salah satu bagian dari gaun pengantin Anda. Di sinilah pelestari gaun profesional yang memiliki keterampilan khusus akan berusaha mengatasi berbagai jenis noda, termasuk yang tidak terlihat secara kasat mata sekalipun. Perlu diingat bahwa noda 'permukaan' sering kali tidak memperlihatkan sejauh mana noda tersebut dapat meresap ke dalam serat gaun, sehingga pelestari pakaian akan merancang metode perawatan terpadu yang sesuai dengan setiap jenis noda.
  2. Serahkan Secepatnya Begitu Seluruh Rangkaian Acara Pernikahan Anda Telah Selesai
    Waktu menjadi faktor krusial dalam proses pengawetan gaun pengantin. Noda yang sudah menempel terlalu lama di dalam pakaian biasanya jauh lebih sulit untuk dihilangkan. Itulah mengapa, semakin cepat Anda membawa gaun pengantin tersebut ke ahli pengawet, maka akan semakin baik. Menunda penyerahan gaun untuk dibersihkan hanya akan meningkatkan risiko noda menempel secara permanen. Setelah resepsi selesai, pastikan untuk segera menyerahkan gaun pengantin Anda kepada layanan preservasi.
  3. Kotak Pengawetan Tidak Boleh Disegel Kedap Udara
    Dalam proses pengawetan gaun pengantin, penting untuk mengetahui bahwa kotak pengawetan tidak boleh disegel kedap udara. Beberapa orang mungkin meyakini bahwa dengan tidak membuka segel kotak, maka kondisi gaun akan tetap terjaga, tetapi para ahli konservasi pakaian menegaskan bahwa penyegelan kedap udara bertentangan dengan praktik pelestarian yang benar. Kotak pengawetan yang dapat dibuka justru diperlukan untuk menjaga gaun pengantin dalam kondisi yang stabil. Selain itu, para ahli juga merekomendasikan agar kotak tersebut selalu dibuka secara berkala—setidaknya setiap tahun—untuk memastikan penyimpanan yang optimal.
  4. Hati-Hati dalam Membuka Kotak Pengawetan Gaun Pengantin Anda
    Saat membuka kotak penyimpanan gaun pengantin yang sudah dibersihkan dan diawetkan, penting untuk menanganinya dengan hati-hati. Pastikan tangan Anda telah bersih, juga sangat disarankan untuk menggunakan sarung tangan katun putih bertekstur halus jika Anda ingin menyentuhnya. Langkah ini bertujuan untuk mencegah keringat atau noda dari telapak tangan Anda yang dapat menyebabkan perubahan warna pada material gaun. Periksa gaun dengan cermat untuk memastikan tidak ada perubahan atau kerusakan. Jika ada noda yang muncul setelah masa penyimpanan, konsultasikan dengan ahli pelestarian gaun Anda. Jangan lupa untuk mengemas kembali gaun pengantin ke tempat semula dengan menggunakan kotak pelindung dan kertas bebas asam yang diberikan oleh layanan preservasi.
  5. Simpan Gaun Pengantin di Tempat yang Sejuk dan Terhindar dari Cahaya Langsung
    Menyimpan gaun pengantin di tempat yang sejuk dan terhindar dari cahaya langsung adalah cara yang baik untuk mempertahankan kondisi gaun pengantin Anda setelah menjalani proses preservasi. Pilihlah tempat yang memiliki suhu dan kelembapan udara terbaik untuk menjaga gaun tetap dalam kondisi terbaiknya, seperti rak paling atas di lemari pakaian atau walk-in-closet. Dengan memperhatikan aspek penyimpanan ini, Anda dapat memastikan bahwa gaun pengantin Anda tetap terlindungi dan terawat dengan baik dalam jangka waktu yang panjang.

Vendors you may like

Instagram Bridestory

Follow @thebridestory on Instagram for more wedding inspirations

Visit Now
Visit Now