Blog / Wedding Ideas / Anjuran dan Tata Cara Salat Sunah Setelah Akad Nikah

Anjuran dan Tata Cara Salat Sunah Setelah Akad Nikah

Color:
Add To Board
anjuran-dan-tata-cara-salat-sunah-setelah-akad-nikah-1

Photography: Hijaz Pictura

Setiap pernikahan pasti didasari keinginan untuk menyempurnakan ibadah. Itu mengapa menikah idealnya mendatangkan keberkahan. Adapun sumber dari berkah dalam sebuah pernikahan adalah Allah SWT sehingga Anda dan pasangan selalu dihimpun dalam kebaikan. Agar setiap proses yang dijalani setelah akad nikah selalu diliputi keberkahan dan kebaikan, maka harus diawali dengan doa yang baik. Adapun salah satu caranya adalah dengan melakukan salat sunah setelah akad nikah.

Anjuran dan Tata Cara Salat Sunah Setelah Akad Nikah Image 1
Akreditasi: Laksmi Kebaya Muslimah & Islamic Bride

Berikut panduan melakukannya:

  1. Dilakukan sebelum malam pertama.
    Salah sunah setelah menikah secara definisi merupakan salat yang dilakukan setelah akad nikah atau sebelum melakukan hubungan suami-istri. Tujuannya adalah untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT agar perjalanan pernikahan berlangsung harmonis dan bahagia.
  2. Dilakukan dengan dua rakaat.
    Sama dengan salat sunah lainnya, salat sunah setelah akad nikah ini pun dilakukan dengan jumlah rakaat sebanyak dua rakaat.
  3. Berikut bunyi niat salatnya.
    "Ushalli sunnatan nikaahi rak'ataini ba'diatan lillahi ta'ala allahu akbar." Adapun artinya adalah, "Aku berniat salat sunah setelah nikah dua rakaat karena Allah Ta'ala Allah Maha Besar."
  4. Doa yang dipanjatkan suami.
    Sebaiknya salat sunah ini dilakukan hanya berdua. Suami menjadi imam bagi istrinya. Ini tentu menjadi momen sakral beribadah bersama setelah resmi menjadi suami-istri. Meski tak ada doa spesifik yang dianjurkan, namun suami bisa berdoa seperti ini: "Allahumma Innii Asaluka Min Khoiriha wa Khoiri Ma Jabaltaha Alaihi. Wa A'uzu bika Min Syarri wa Syarri Ma Jabaltaha Alaih." Artinya adalah, "Wahai Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang Engkau berikan kepadanya serta Aku berlindung kepada-Mu daripada keburukannya dan keburukan yang Engkau berikan kepadanya."
  5. Apabila istri menstruasi di hari akad nikah.
    Jika istri menstruasi di hari akad nikah berlangsung, lantas tetapkan salat sunah dilakukan? Sama seperti kondisi salat lainnya, seorang perempuan tidak boleh melakukan salat ketika sedang menstruasi. Tapi suami tetap bisa menjalankan salat sunah setelah akad. Lakukanlah salat sunah secara sendirian. Setelah itu, suami menghampiri istri untuk memanjatkan doa sembari memegang kening istrinya. Suami tetap boleh mencumbu istrinya, tapi tanpa melakukan hubungan seksual atau jima. Hubungan seksual baru bisa dilakukan ketika istri sudah suci dari haidnya. Bahkan beberapa ulama menyarankan untuk tidur terpisah jika di malam pertama istri ternyata menstruasi. Karena suami dilarang untuk berhubungan seksual dengan istrinya yang sedang menstruasi. Meski pengantin baru, lebih baik tidur berpisah sementara untuk menghindari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT.

Vendors you may like

Instagram Bridestory

Follow @thebridestory on Instagram for more wedding inspirations

Visit Now
Visit Now