Blog / Relationship Tips / 7 Hal yang Biasanya Menjadi Konflik Bagi Pasangan Suami Istri

7 Hal yang Biasanya Menjadi Konflik Bagi Pasangan Suami Istri

Color:
Add To Board
7-hal-yang-biasanya-menjadi-konflik-bagi-pasangan-suami-istri-1

Setiap hubungan memerlukan kerja keras dan usaha konkrit dari kedua belah pihak, termasuk salah satunya dalam pemecahan konflik. Sebenarnya adanya konflik dalam hubungan tidak melulu merupakan sesuatu yang buruk. Justru lewat adanya konflik, ada kesempatan untuk saling mengenal dan mendalami kepribadian sang pasangan. Selain itu, Anda berdua jadi dapat menemukan jalan tengah atau kompromi untuk isu-isu penting dalam hubungan. Selesaikan konflik bersama sebagai pasangan, bukan saling menyerang satu sama lain. Berikut ini adalah 7 hal yang biasanya bisa memicu konflik di antara pasangan.

Masalah Finansial

Bukan rahasia lagi, kebiasaan finansial merupakan salah satu sumber terbesar konflik dalam hubungan. Bisa saja cara menyimpan atau menggunakan uang antar individu berbeda. Misalnya, satu lebih hemat, sementara pasangannya lebih impulsif. Pembicaraan tentang keuangan terkadang sensitif. Karena itu, ada baiknya komunikasi dimulai dengan suasana yang kondusif.

Tentukan seberapa banyak kalian akan berbagi tentang pengeluaran masing-masing. Dan pertimbangkan juga tujuan masa depan, kebiasaan dan keinginan pasangan dalam pembahasan ini, karena akan memberikan insight tentang bagaimana pandangannya tentang uang. Jika ada batas-batas yang akhirnya disepakati bersama, usahakan sebaik mungkin untuk menjaganya agar pasangan memiliki kepercayaan penuh pada Anda. Sangat baik pula bila semua kebiasaan dan ekspektasi finansial sudah dibahas sebelum memasuki pernikahan untuk menghindari konflik ini.

Hubungan Seksual

Satu lagi masalah umum dalam hidup pernikahan adalah hubungan intim dengan pasangan. Biasanya konflik terjadi karena adanya perbedaan level dan tipe dorongan seks, serta kurangnya keterbukaan untuk membahas dengan pasangan masing-masing. Langkah awal untuk dapat melewati konflik tentang ini adalah dengan berbicara secara terbuka dan jujur.

Temukan masalah dan keluhan dari masing-masing pihak. Kemudian, lanjutkan dengan pembahasan tentang ekspektasi di daerah seks di masa depan. Jika ekspektasi tidak sama, temukan jalan tengah dan kompromi bersama. Walaupun mungkin solusi tidak sempurna, saling mengalah dapat menunjukkan pada pasangan betapa tulusnya Anda mementingkan kebutuhan fisiknya. Ketika dilakukan dalam suasana yang aman, suportif, maka seks dapat menjadi sangat menyenangkan dan membuat hubungan menjadi lebih baik.

Kecemburuan

Walaupun telah menikah lama, sangat mungkin untuk pasangan memiliki rasa cemburu terhadap pihak luar. Seringnya bukan hanya karena kedekatan fisik, tapi cemburu dapat muncul karena merasa terancam dengan bagaimana pasangan kita terlihat lebih senang atau hidup dengan orang lain tersebut. Berikan diri Anda lebih pada pasangan. Give more time, more attention, more of yourself. Jika pasangan merasa cukup, biasanya kecemburuan tidak akan muncul.

7 Hal yang Biasanya Menjadi Konflik Bagi Pasangan Suami Istri Image 1

Masalah Domestik Rumah Tangga

Ketika satu pihak merasa lebih banyak mengerjakan pekerjaan rumah, di sana biasanya konflik terjadi. Walaupun mungkin memiliki ART, menjaga rumah tetap bersih dan rapi adalah tugas keduanya. Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan membahas kewajiban mengurus rumah tangga ketika sudah tinggal serumah. Misalnya, membagi pekerjaan yang dilakukan dan ekspektasi tentang kebersihan dan kerapian rumah.

Kebiasaan Buruk Pasangan

Entah kebiasaan begadang, terlalu sering memegang telepon selular atau kebiasaan buruk lainnya, biasanya kebiasaan buruk satu pasangan sangat mungkin menjadi penyebab konflik. Sampaikan hal atau kebiasaan buruk pasangan, dan buat kesepakatan yang bisa diterima oleh kedua belah pihak. Memang pasti ada proses untuk benar-benar meninggalkan kebiasaan buruk, hargai setiap progres yang dilakukan oleh pasangan.

Kesukaan dan hobi yang berbeda

Walaupun sah-sah saja untuk individu dalam pasangan memiliki hobi dan kesukaan masing-masing, tetapi terlalu banyak perbedaan kesukaan dan individualistis dapat menciptakan jarak antar pasangan. Jika lebih parah, Anda hanya akan hidup paralel dan bukan hidup bersama-sama.

Usahakanlah untuk lebih terlibat dan benar-benar ingin tahu tentang kesukaan pasangan. Anda tidak harus menjadikan hobi pasangan hobi Anda, tetapi mengerti kesukaan pasangan akan membuat Anda berdua memiliki lebih banyak topik untuk dibicarakan bersama-sama. Sebaliknya, ajaklah pasangan juga untuk terlibat dalam hobi Anda!

Jenuh dengan Rutinitas

Bila Anda telah menjalin hubungan cukup lama, kejenuhan adalah masalah yang rentan terjadi pada pasangan. Anda dapat kehilangan atau lupa alasan yang membuat hubungan Anda berdua spesial. Jika ini terjadi, segera bicarakan dengan pasangan dan sadarkan bahwa Anda merasa ia berubah. Atau jujurlah bahwa Anda merasa jenuh dalam hubungan ini. Kemudian, evaluasi bagaimana Anda akan keluar dari fase ini. habiskan lebih banyak waktu bersama dan benar-benar hadir.

Vendors you may like

Instagram Bridestory

Follow @thebridestory on Instagram for more wedding inspirations

Visit Now
Visit Now