Blog / Relationship Tips / 6 Kiat Melakukan First Kiss dengan Pasangan agar Lebih Romantis dan Berkesan

6 Kiat Melakukan First Kiss dengan Pasangan agar Lebih Romantis dan Berkesan

Color:
Add To Board
6-kiat-melakukan-first-kiss-dengan-pasangan-agar-lebih-romantis-dan-berkesan-1

Anda tidak akan pernah tahu, kapan momen first kiss dapat mengambil alih waktu Anda saat bersama dengan pasangan, mengingat hal tersebut hanya akan terjadi apabila kedua belah pihak sedang berada dalam situasi dan kondisi yang mendukung. Namun, tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu Anda mengalaminya.

Mungkin Anda kerap mendapatkan referensi melalui adegan ciuman dari berbagai film sehingga menganggap ciuman pertama terbilang mudah untuk dilakukan. Padahal, Anda memerlukan bekal yang cukup kuat untuk dapat melakukannya di kemudian hari, khususnya pengetahuan secara teknis.

MENGAPA KESAN PADA CIUMAN PERTAMA ITU PENTING?

First kiss haruslah menjadi momen yang mengesankan untuk dikenang selamanya. Hal ini dikarenakan ciuman pertama telah menjadi salah satu ungkapan cinta dengan sentuhan fisik yang paling intim. Sayangnya, tidak semua orang berhasil melakukannya dengan baik. Rasa gugup yang mendera, ditambah kurangnya persiapan dari salah satu pihak, seringkali membuat momen first kiss berlangsung canggung.

Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan oleh Anda saat akan bertemu dengan pasangan? Pertama, pastikan mulut Anda tidak mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Bau mulut dapat meninggalkan kesan yang buruk di mata pasangan. Selain rajin menyikat gigi, Anda dapat memasukkan beberapa permen manis atau mint ke dalam tas untuk berjaga-jaga. Kedua, gunakan lipbalm secara berkala untuk menghindari bibir kering dan pecah-pecah. Terakhir, cobalah untuk menghindari menu makanan yang memiliki aroma menyengat terlebih dahulu.

TIPS MELAKUKAN FIRST KISS DENGAN PASANGAN AGAR LEBIH ROMANTIS

  • Perhatikan Situasi dan Kondisi
    Apakah Anda dan pasangan benar-benar tengah berada dalam situasi yang mendukung? Bagaimana dengan suasana hatinya? Apakah ia juga sedang dalam kondisi yang baik? Jika jawabannya adalah iya, mintalah persetujuan kepada pasangan secara hati-hati. Ketahuilah bahwa meminta izin tidak harus dilakukan secara verbal. Anda dapat menilainya berdasarkan bahasa tubuh dan bagaimana cara ia menyambut Anda. Mulailah dengan genggaman tangan yang lembut seraya menatap lekat kedua bola matanya. Lakukan tahap selanjutnya bila pasangan Anda menunjukkan sambutan yang positif.
  • Kikis Jarak dengan Pasangan
    Pastikan Anda dan pasangan berada dalam posisi yang strategis sebelum berciuman, mengingat bagaimanapun juga, tingkat kenyamanan menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Kuncinya adalah jarak yang tidak terlalu jauh, namun juga tidak terlalu dekat. Apa pun posisi yang sedang berlangsung, baik itu duduk bersisian ataupun berdiri berhadapan, Anda perlu memperkirakan besaran jarak yang pas.
    Dekatkan tubuh Anda secara perlahan sambil terus menatap matanya, kemudian pindahkan fokus kepada lekukan bibirnya. Saat proses berciuman, jangan lupa untuk menggunakan pedoman 90/10. Yang berarti, 90% pendekatan dilakukan oleh inisiatif yang mencium, sementara 10% sisanya menjadi timbal balik dari pasangan.
  • Jangan Lupa untuk Menggunakan Tangan Anda
    Proses penyatuan bibir telah terjadi. Sekarang, gunakan tangan Anda untuk menyentuh salah satu bagian tubuhnya. Anda dapat berpegangan tangan, menangkup wajahnya, menyentuh punggung, ataupun menyentuh area kepala bagian belakang. Semua pilihan yang ada tergantung dari bagaimana tingkat keintiman yang ingin Anda ciptakan.
    Lakukan selembut mungkin agar pasangan Anda tidak terkejut. Jika ia merasa nyaman, berikan akses kepadanya untuk ikut menyentuh Anda. Berciuman tanpa menggunakan media tangan dapat menimbulkan kecanggungan yang tak berkesudahan.
  • Buka Mulut dengan Perlahan
    Anda tentu ingin menciptakan momen first kiss yang indah untuk dikenang, bukan? Yakinkan diri Anda untuk dapat melakukan ciuman yang lebih dari sekedar sentuhan bibir. Buka mulut secara perlahan dan segera temukan ujung lidah pasangan. Lakukan dengan lembut seraya menuntun lidahnya untuk melakukan hal yang sama.
    Pastikan untuk dapat mengontrol tingkat air liur agar tidak keluar ke permukaan wajah. Jika Anda dan pasangan telah menemukan pola yang tepat, gerakan yang tercipta juga akan saling mengisi satu sama lain. Hindari memberikan tekanan pada rongga mulut secara agresif, mengingat ini adalah momen ciuman pertama Anda.
  • Atur Waktu Berciuman
    Sebenarnya, tidak ada pedoman khusus berapa lama waktu yang ideal untuk melakukan first kiss. Namun, ciuman pertama hendaknya tidak dibiarkan berlama-lama, mengingat Anda dan pasangan perlu untuk mengatur laju pernapasan. Berikan jeda selama beberapa detik untuk saling 'beristirahat'. Anda dapat melakukannya ciuman kedua bila terdapat adanya peluang.
  • Ucapkan Terima Kasih
    Jika ciuman Anda telah sukses dilakukan, jangan lupa untuk mengucapkan rasa terima kasih kepadanya dengan tulus. Mungkin suasana canggung akan langsung mendera ketika Anda telah memberikan jarak dengannya. Hal ini tentu saja sangatlah wajar. Demi mengantisipasi keheningan yang berlanjut, ungkapkan bagaimana perasaan Anda dengan jujur. "Aku sudah lama ingin melakukan itu," adalah sebuah opsi pembuka yang bisa Anda pilih. Hidupkan suasana dengan meminta pendapatnya mengenai ciuman perdana yang baru saja kalian lakukan. Biarkan percakapan mengalir sebagaimana mestinya.

Vendors you may like

Instagram Bridestory

Follow @thebridestory on Instagram for more wedding inspirations

Visit Now
Visit Now