5 Steps to Choose the Right Uniform Material for the Family

by Bridestory [[ 1506650400000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] in WEDDING IDEAS  

Colors:

Dalam sebuah pernikahan, khususnya pernikahan tradisional Indonesia, adalah sangat umum bahkan dapat dikatakan wajib untuk menyediakan bahan seragam bagi keluarga kedua calon mempelai. Selain menjadi sebuah identitas yang membedakan para keluarga dari para tamu yang hadir, kedua pihak keluarga juga dapat saling mengenali dengan adanya seragam tersebut. Alhasil, proses berkenalan dan pendekatan keluarga besar dapat berjalan dengan lebih lancar.

Walaupun terlihat sederhana, proses pemilihan bahan seragam untuk keluarga ternyata tidak sesimpel kelihatannya. Apabila tidak direncanakan dengan baik, justru dapat membuat Anda kewalahan. Karena itu sebelum Anda pergi berbelanja, simaklah beberapa tips berikut agar proses ini dapat berlangsung dengan cepat, efisien, dan tentunya ekonomis.

1. Pilih dahulu model seragam untuk keluarga
Pertama, tentukan dahulu model seragam yang akan dipakai oleh keluarga. Menentukan model di awal akan sangat membantu untuk mempersempit pilihan bahan yang akan diberikan nantinya. Jika Anda berencana untuk mengadakan pernikahan tradisional, mungkin keluarga akan lebih cocok mengenakan kebaya. Untuk acara internasional, model gaun malam sepertinya lebih pas. Untuk para pria, pilihan termudah adalah batik. Model lengan panjang atau pendek dapat disesuaikan dengan konsep dan tempat acara. Untuk pernikahan internasional, Anda dapat membelikan dasi dengan warna sama atau boutonniere bunga untuk disematkan pada jas mereka.

Selain menentukan model, tentukan juga bagian apa dari seragam tersebut yang akan Anda sediakan bagi keluarga. Misalkan Anda telah menentukan model kebaya encim untuk dipakai oleh para keluarga. Kemudian. Anda juga harus menentukan apakah Anda hanya akan menyediakan atasan, kain, atau keduanya? Jangan lupa, hal ini juga harus dikomunikasikan kepada pihak keluarga jauh-jauh hari agar mereka juga dapat mengatur waktu untuk mengukur, menjahit, atau membeli aksesori tambahan apabila diperlukan.

2. Tentukan warna seragam tersebut
Setelah menentukan model, berikutnya tentukan warna. Langkah mudahnya, sesuaikan dengan tema warna pernikahan yang telah Anda pilih dan pastikan tidak terlalu kontras dengan venue ataupun dekorasi. Jika Anda memilih warna-warna yang lembut sebagai tema warna pernikahan Anda, ada baiknya warna seragam keluarga bukanlah warna yang terlalu mencolok agar tetap sesuai dengan keseluruhan acara. Selain itu, pastikan juga tiap warna yang dipilih tidak bertabrakan. Misalkan, dekorasi Anda bernuansa biru, keluarga mempelai wanita menggunakan warna kuning, sedangkan keluarga mempelai pria menggunakan warna hijau. Ditakutkan justru menjadi terlalu ramai dan terkesan berantakan.

Saran dari kami, gunakan variasi dari warna utama yang telah Anda pilih untuk pernikahan Anda. Sebagai contoh, jika Anda memilih warna biru sebagai warna utama, gunakan baby blue, navy, atau turquoise sebagai alternatif warna seragam untuk keluarga. Dengan demikian semuanya akan terlihat lebih serasi dan harmonis.

3. Persempit pilihan jenis bahan
Bahan yang berbeda akan membuat kesan yang berbeda pula pada sebuah baju, dan karena itulah langkah ini penting. Jika Anda menginginkan kesan mewah, bahan satin atau sutra dapat dijadikan pilihan. Sedangkan untuk kesan feminin yang romantis, Anda dapat memilih bahan lace atau cerutti. Saran berikutnya, pertimbangkan pula tempat dan konsep acara pernikahan Anda. Jika Anda akan melakukan pesta di luar ruangan bahan tebal seperti beludru dapat menjadi kurang sesuai. Intinya, pastikan bahan yang dipilih nyaman untuk dipakai oleh yang menerimanya.


Foto: Reynard Karman Photography

4. Putuskan siapa saja yang akan menerima seragam
Berikutnya, tentukan siapa saja yang akan menerima seragam tersebut. Langkah pertamanya, hitung dahulu jumlah total keluarga besar dari Anda dan pasangan. Kemudian Anda dapat menentukan siapa saja yang mendapat seragam dari daftar tersebut. Yang umumya mendapatkan seragam selain keluarga inti adalah saudara kandung dari orang tua pengantin beserta dengan keluarga mereka. Namun ini bukanlah merupakan suatu aturan yang pasti, sesuaikan saja dengan anggaran yang Anda miliki.

5. Survei dan bandingkan harga
Setelah tiga langkah di atas, berikutnya adalah melakukan survei untuk menentukan di mana Anda akan membeli bahan tersebut. Tanyakan pada teman atau kerabat Anda yang sudah menikah untuk rekomendasi tempat-tempat yang sesuai. Selain itu, Banyak calon pengantin yang menceritakan pengalaman mempersiapkan pernikahan termasuk proses membeli seragam di blog mereka; ini dapat dijadikan tambahan referensi. Tip lainnya, belilah bahan dalam partai besar di satu toko saja bila memungkinkan. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan diskon besar dari total pembelian.

6. Dengarkan pendapat orang lain
Saat membeli bahan, apabila memungkinkan ajaklah serta pasangan dan beberapa orang keluarga yang dapat memberikan pandangan serta saran. Namun hindari pula mengajak terlalu banyak pihak pada saat Anda hendak pergi membeli seragam. Dikhawatirkan semuanya akan memiliki pendapat yang berbeda-beda dan Anda justru akan jadi sulit untuk menentukan pilihan.

Penting untuk diingat, seringkali orang tua, khususnya para ibu, memiliki keinginan-keinginan khusus mengenai seragam yang akan dipakai oleh keluarga. Sebagai pasangan yang akan menikah, dengarkan pendapat dan keinginan mereka terlebih dahulu dan jangan langsung menolaknya. Memang yang akhirnya akan menikah adalah pasangan, namun sebuah pernikahan tentu tidak akan berlangsung tanpa restu dari orang tua bukan? Karena itu sebisa mungkin carilah jalan tengah agar semua pihak merasa puas dan persiapan pernikahan dapat terus berjalan dengan lancar.

Setelah membaca langkah-langkah tersebut, kami berharap proses pemilihan seragam untuk keluarga akan terasa lebih mudah bagi Anda. Apakah Anda memiliki saran untuk para calon pengantin lainnya mengenai hal ini? Ceritakan dan bagikan pengalaman Anda pada kolom komentar di bawah ini!


CREDIT TO VENDORS:


Post Your Comment

READ [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] comments

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]