Visualisasi Masa Lampau Kota Shanghai Dalam Album Prewedding David dan Felicia

oleh Alycia Putri [[ 1595383200000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Pre-Wedding 

Warna:

David dan Felicia merupakan pasangan yang memiliki kepribadian sama-sama pendiam, namun ceria di sisi lain. Sembilan tahun bersama menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih, mereka memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Sebagai langkah menuju kehidupan yang baru, keduanya melakukan pemotretan prewedding dengan mengambil tema klasik di kota Shanghai bersama tim fotografi dari Derai.

Gambaran melankolis sepasang kekasih dengan gaya yang sederhana berhasil diabadikan oleh tim Derai. "Saya terinspirasi dari film-film karya sutradara Wong Kar Wai yang memiliki nuansa film grainy dan vibran, serta adegan-adegan film yang sederhana, namun terlihat indah dan bernyawa. Tidak hanya itu, saya juga menggabungkan inspirasi lainnya yang saya dapatkan dari fotografer asal Hongkong, Fan Ho. Identitas visual Fan Ho yang banyak memiliki elemen garis dan bayangan di karyanya banyak menginspirasi sebagian besar karya saya," ungkap Reynaldo Tjandra, fotografer dari Derai yang turut berperan secara langsung dalam album prewedding ini.

Shanghai memang menjadi lokasi yang tepat dan sangat mendukung tema prewedding a la vintage seperti film-film zaman dahulu. Namun, ada sedikit kendala dalam perjalanan di mana mereka harus bercakap menggunakan Bahasa Mandarin. "Bahasa menjadi kendala karena kami semua tidak ada yang bisa berbicara dalam Bahasa Mandarin secara fasih," cerita Reynaldo. "Beruntung kami dapat bantuan dari pemandu wisata yang yang juga membantu kami untuk menyusun rencana perjalanan kami."

Tidak hanya sekadar pemotretan prewedding biasa, album David dan Felicia ini juga mengandung filosofi yang mendalam, terutama pada foto di mana Felicia mengenakan baju cheongsam milik ibunya di masa mudanya dahulu. "Foto ini menunjukkan bahwa mereka ingin memasukan memori masa lampau untuk menciptakan masa sekarang yang penuh kenangan," ujar sang fotografer.

Setelah puas mengeksplorasi konsep klasik di salah satu kota terpadat di Cina ini, dua sejoli ini juga mengangkat tema yang lebih modern. Lagipula, Shanghai identik sebagai kota megapolitan yang inovatif dan kekinian. Karakter kota ini yang kontras, modern dan klasik, dikemas dalam selera artistik Derai yang mumpuni terbukti mampu menawarkan jepretan-jepretan prewedding yang memukai dan berkesan.


KREDIT KE VENDOR:


Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]

Tampilkan