Tips Beradaptasi di Lingkungan Baru Setelah Menikah

oleh Anindya Paramitha [[ 1583805600000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Tip Hubungan 

Warna:

  • Tips Beradaptasi Di Lingkungan Baru Setelah Menikah - 001

Berpindah tempat tinggal adalah sesuatu yang dapat diantisipasi oleh semua pasangan yang sudah menikah. Banyak pasangan yang beruntung karena mendapatkan tempat tinggal di daerah yang sama dari sebelumnya. Namun, terkadang ada hal tidak diduga yang membuat Anda dan pasangan harus berpindah ke lingkungan yang sama sekali baru, seperti kota atau negara baru. Hal ini membutuhkan persiapan yang mendetail hingga penyesuaian yang cukup lama, khususnya bila Anda atau pasangan Anda belum pernah tinggal lama di lingkungan tersebut. Meninggalkan keluarga serta teman-teman dapat menjadi pemicu stres serta kegelisahan ketika berpindah ke lingkungan yang belum dikenal. Simak beberapa tips dalam beradaptasi di lingkungan baru agar Anda serta pasangan dapat melewatinya tanpa kendala.

Rencanakan Segala Logistik
Hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah logistik dari perpindahan ini. Pastikan bahwa Anda dan pasangan Anda sudah tahu di mana kalian akan tinggal di kota atau negara baru tersebut. Buat daftar barang-barang yang ingin dipindahkan ke tempat tinggal baru Anda, kemudian rencanakan bagaimana barang-barang tersebut akan mencapai rumah baru Anda. Terdapat banyak layanan pindahan rumah yang dapat Anda sewa untuk mengangkut barang-barang Anda keluar kota. Namun, bila Anda berpindah ke luar negeri, kami tidak menyarankan Anda untuk membawa barang-barang besar, seperti perabotan rumah, karena biayanya akan mahal sekali. Untuk perpindahan ke luar negeri, Anda dapat mengepak sebanyak-banyaknya di koper Anda, kemudian menitipkan sisanya di dalam kardus yang dapat dikirim oleh teman atau keluarga melalui pos atau jasa kargo. Pastikan barang-barang tersebut telah dibungkus dengan baik agar tidak rusak dalam perjalanan.

Kenali Area Tersebut
Usahakan untuk mengunjungi area di mana Anda dan pasangan akan tinggal pada tiap kesempatan. Mengenali area di mana kalian akan tinggal dapat mempermudah adaptasi. Anda dapat berkeliling area tersebut untuk mengetahui fasilitas publik terdekat, seperti supermarket, bank, hingga rumah sakit dan kantor polisi. Anda juga dapat mengenali semua transportasi publik yang dapat digunakan sehari-hari. Selain itu, ada baiknya juga merencanakan rutinitas baru sembari mengenali area baru ini. Misalnya, menemukan tempat berolahraga di lingkungan tersebut agar Anda bisa segera menjadi anggota di klub olahraga tersebut.

Pelajari Kearifan Lokal
Khususnya untuk pasangan yang pindah ke luar negeri, Anda harus mempelajari bahasa serta budaya di negara tersebut. Hal ini akan mempermudah komunikasi Anda dengan para penduduk lokal, dan mereka juga akan mengapresiasi upaya Anda untuk mempelajari budaya mereka. Ada juga hal-hal yang mungkin boleh dilakukan di tempat tinggal Anda sekarang, namun tidak patut dilakukan di tempat tinggal baru tersebut. Misalnya, di Singapura banyak sekali peraturan mengenai kebersihan jalanan. Mungkin di Indonesia peraturan ini tidak terlalu diberlakukan, namun di Singapura untuk meludah di jalanan saja Anda dapat dikenakan denda yang cukup besar. Usahakan untuk mempelajari semua norma-norma di tempat tinggal baru sebelum berangkat agar Anda tidak menciptakan konflik dengan penduduk lokal.

Berteman Dengan Tetangga
Meninggalkan keluarga serta teman-teman bukanlah hal yang mudah. Mungkin Anda merasa bahwa hal tersebut bukan kendala yang besar karena Anda mempunyai pasangan Anda, atau mungkin ada beberapa teman atau keluarga di kota atau negara tempat Anda akan tinggal. Namun, Anda tetap butuh dukungan dari orang-orang yang rumahnya berjarak dekat dengan Anda karena Anda tidak pernah tahu kapan Anda dan pasangan membutuhkan bantuan mereka. Ketika Anda sudah selesai berberes di rumah baru Anda, buatlah waktu untuk berkenalan dengan tetangga-tetangga baru Anda. Mengundang tetangga ke acara selamatan rumah baru adalah langkah pertama yang baik. Anda dapat mempersiapkan makanan simpel dan mengadakan acara pemberkatan rumah dengan doa sambil berkenalan lebih dekat dengan warga sekitar. Bila Anda dan pasangan tidak dapat membuat acara selamatan, kalian juga dapat membuat bingkisan makanan sederhana yang dapat dibagikan ke tetangga sekitar, misalnya kue kering. Anda dapat mengantarnya ke rumah-rumah terdekat sembari memperkenalkan diri.

Tetap Berhubungan Dengan Kerabat di Kota Asal
Merasa homesick pasti akan terjadi pada bulan-bulan awal Anda menetap di tempat tinggal baru, apalagi bila tempat tersebut terletak di kota atau negara yang jauh. Mungkin Anda beranggapan bahwa berhubungan dengan keluarga dan teman-teman dari kota asal akan membuat Anda semakin homesick, namun sebenarnya hal tersebut dapat membantu Anda membiasakan diri pada lingkungan baru. Semakin sering Anda berhubungan dengan orang-orang di kota asal, Anda akan semakin yakin bahwa meninggalkan orang-orang tersebut tidak berarti hubungan komunikasi akan langsung putus. Luangkanlah waktu untuk menelpon atau mengirim pesan kepada orang-orang terdekat Anda di kota asal. Pastikan Anda juga mengomunikasikan kegelisahan ini kepada pasangan agar

Ingatlah bahwa berpindah keluar kota atau ke luar negeri bersama pasangan berarti Anda akan membuka bab baru dalam hidup Anda. Pandang perubahan ini sebagai suatu petualangan yang baru, bukan tantangan yang memberatkan. Jangan lupa untuk mempersiapkan dana darurat bila sewaktu-waktu Anda membutuhkannya untuk pulang ke kota asal atau terjadi sesuatu yang tak diduga yang membutuhkan dana. Selamat berjuang!



Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]

Tampilkan