Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate

oleh Anindya Paramitha [[ 1588557600000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Real Wedding 

Warna:

Dewi dan Arya memilih untuk menyelenggarakan acara pernikahan berskala kecil agar keduanya dapat mengurus persiapan menikah tanpa harus menyewa jasa wedding organizer maupun wedding planner. "Selain tidak menggunakan jasa wedding organizer, kami juga memilih semua vendor sendiri. Untuk pelaksanaan, kami meminta bantuan keluarga untuk menjadi panitia. Koordinator dari calon pengantin wanita adalah paman saya, sedangkan dari pihak calon pengantin pria adalah kakak dari Arya," jelas Dewi. Sang mempelai perempuan ini juga menceritakan bahwa awal mula dari ide konsep tradisional Jawa adalah karena ia dan Arya sama-sama berasal dari Jawa.

Dewi sudah lama mengidamkan riasan paes ageng khas Yogyakarta serta mengenakan busana pengantin tradisional lengkap. Ia juga mengadakan acara adat panggih setelah akad nikahnya yang sangat berkesan bagi kedua belah pihak keluarga. "Kapan lagi kami akan memakai riasan serta busana adat Jawa yang menakjubkan ini? Dengan memakai adat Jawa pada pernikahan kami, pastinya akan lebih dikenang seumur hidup," ucap Dewi dengan semangat. Walaupun suasana adat sangat kental, dekorasi ditampilkan secara bersahaja dengan sentuhan rustic agar atmosfer terasa segar.

Ketika ditanya mengenai kategori pernikahan yang paling penting untuknya, Dewi mengakui bahwa tata rias wajah adalah yang menurutnya paling penting. "Bagi saya, makeup harus membuat saya lebih menonjol dibanding orang-orang lain di ruangan itu tanpa membuat saya terlihat seperti orang yang berbeda," ungkapnya. Berkat tangan dingin perias wajah Tammy Rubianto dan perias paes dari Sanggar Nanin, penampilan Dewi pun memesona dan berseri. Atribut tradisional yang meriah bisa tampil seimbang dengan riasan berpalet kalem. "Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah fotografi. Setelah acara pernikahan selesai, foto-foto yang indah akan membuat kenangan yang berkesan, maka hasilnya harus berkualitas," tambah Dewi memuji kinerja Putrida sang fotografer.

  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 001
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 002
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 003
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 004
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 005
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 006
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 007
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 008
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 009
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 010
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 011
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 012
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 013
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 014
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 015
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 016
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 017
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 018
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 019
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 020
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 021
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 022
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 023
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 024
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 025
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 026
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 027
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 028
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 029
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 030
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 031
  • Selebrasi Penyatuan Cinta Dengan Adat Jawa Yang Berskala Intimate - 032

KREDIT KE VENDOR:

  • Venue: Bumi Apsari
  •  | 
  • Dekorasi & Pencahayaan: Adams Catering & Decoration
  •  | 
  • Bunga: Blurette Flower Shop
  •  | 
  • Katering: Adams Catering & Decoration
  •  | 
  • Hair & Makeup: Tami Rubiyanto , Paes Sanggar Nanin
  •  | 
  • Gaun & Busana Pengantin: Tante Nuri , Ekky Busana
  •  | 
  • Aksesori Pernikahan:

    Sanggar Nanin Fadlan

  •  | 
  • Busana Pria:

    Sanggar Nanin Fadlan

    , Ekky Busana
  •  | 
  • Sepatu Pengantin: Devfleur Shoes , Clairine Bride Shoes
  •  | 
  • Entertainment (MC): Andy Mufaini
  •  | 
  • Entertainment (Musik): Groovy Beat Entertainment
  •  | 
  • Fotografi: Putrida
  •  | 
  • Videografi: Putrida
  •  | 
  • Suvenir & Hadiah: Souvenir Dani Craft ,

    Berdua Seserahan


Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]

Tampilkan