Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali yang Tenang

oleh Anindya Paramitha [[ 1552356000000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Real Wedding 

Warna:

Nadia dan Victor selalu menginginkan pernikahan di Bali. Namun, masing-masing pihak memiliki keluarga besar, yang merupakan tantangan untuk menemukan tempat dengan kapasitas yang cukup. Saat mereka melangkah ke dalam area Alila Uluwatu, mereka tahu tempat tersebut sempurna untuk mengadakan perayaan pernikahannya. "Alila Uluwatu begitu tenang dan terasa eksklusif, bahkan langit pun tampak berbeda dari sana, menghadap ke laut yang tak berujung. Kami memiliki hak istimewa untuk memesan seluruh resor, jadi kami memiliki kemungkinan yang tak terbatas untuk acara nanti," ungkap Nadia.

Pasangan ini sering bepergian bersama, dan keduanya lebih menyukai pantai daripada kota atau pegunungan. Pantai dan lautan pun kemudian menjadi konsep utama mereka untuk pernikahan. Kota favorit Nadia adalah Nice, dengan pantainya yang berkerikil di Riviera bagian Prancis. Ketika pasangan itu mengambil foto prewedding mereka di sana, Nadia membawa pulang beberapa kerikil yang kemudian menjadi salah satu palet warna untuk pernikahan mereka. "Putih, merah muda, abu-abu, dan biru dari laut. Kami ingin semuanya mengingatkan kami pada liburan kecil kami di Nice, "jelas Nadia.

  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 001
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 002
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 003
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 004
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 005
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 006
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 007
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 008
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 009
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 010
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 011
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 012
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 013
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 014
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 015
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 016
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 017
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 018
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 019
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 020
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 021
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 022
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 023
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 024
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 025
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 026
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 027
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 028
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 029
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 030
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 031
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 032
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 033
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 034
  • Sebuah Perayaan Pernikahan Menghadap Laut Bali Yang Tenang - 035

Suasana pernikahan juga dirancang untuk meniru gagasan relaksasi di tepi pantai: santai, effortless, dan nyaman. Nadia dan Victor bahkan menyarankan para tamu mereka untuk berpakaian seolah-olah mereka akan pergi liburan pantai. Untuk sang pengantin, ia akhirnya mempunyai empat gaun untuk dipakai pada malam istimewanya. Salah satu gaun khasnya adalah yang ia kenakan saat resepsi makan malam, yaitu gaun sederhana dengan bawahan tule berlapis dan sabuk kristal berbentuk seperti sayap burung Mavis, seperti nama belakang Nadia.

"Saat pemberkatan, mata saya dipenuhi air mata saat melangkah keluar untuk berjalan menuju Victor," kenang Nadia. "Ayah saya mencoba menenangkan, tetapi ketika ia menyerahkan saya di ujung altar, justru ialah yang menangis." Momen tulus itu menyentuh hati semua yang menyaksikan. Setelah upacara yang indah dan emosional tersebut, resepsi makan malam dimulai. Sang mempelai pria mengejutkan istri yang baru ia nikahi dengan menyanyikan sebuah lagu. Tanpa disangka, Nadia, yang belum bisa berhenti dari tangis harunya, juga memberikan kejutan sebuah lagu untuk Victor. Malam itu berakhir dengan kembang api yang spektakuler untuk menandakan awal dari perjalanan Nadia dan Victor sebagai pasangan suami istri yang bahagia.


KREDIT KE VENDOR:

  • Hair & Makeup: Cherry Jessica Make Up Artist
  •  | 
  • Venue:

    Alila Villas Uluwatu

  •  | 
  • Fotografi: Imaj Gallery , Dikha Dheansa
  •  | 
  • Dekorasi & Pencahayaan:

    Tea Rose Wedding Designer

  •  | 
  • Gaun & Busana Pengantin:

    Yefta Gunawan

    , Soecah Bridesmaid
  •  | 
  • Busana Pria: Agus Lim
  •  | 
  • Wedding Planner: Varawedding
  •  | 
  • Undangan: Truffypi
  •  | 
  • Entertainment (Musik): AkuSTIKA Bali entertainment
  •  | 
  • Kue Pengantin: Le novelle
  •  | 
  • Sepatu Pengantin: Gianvitto Rossi
  •  | 
  • Aksesori Pernikahan: EPA JEWEL BRIDAL
  •  | 
  • Boutonnieres & Corsages:

    Tea Rose Wedding Designer

  •  | 
  • Bunga:

    Tea Rose Wedding Designer

  •  | 
  • Entertainment (MC): Arief Senoaji
  •  | 
  • Katering: bcco

Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]