Rahasia Pernikahan yang Langgeng dari Sang Ahli

oleh Belle Biarezky [[ 1566439200000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Tip Hubungan 

Warna:

  • Photography: iStock Rahasia Pernikahan Yang Langgeng Dari Sang Ahli - 001

Setiap pasangan menjadi kehidupan rumah tangga dengan cara dan kebiasaan yang berbeda-beda. Tidak ada formula yang pasti untuk menentukan apakah sebuah pernikahan akan bertahan awet. Namun, psikolog Roslina Verauli mengatakan jika ada beberapa resep yang bisa "menutrisi" hubungan rumah tangga agar berlangsung langgeng. Berikut beberapa saran dari psikolog keluarga sekaligus seorang ibu ini.

1. Jadikan pernikahan sebagai prioritas. Terkadang, ketika memiliki anak, prioritas menjadi berubah. Namun, pasangan harus ingat jika pernikahan dibangun dari suami dan istri yang saling mengutamakan. Oleh karena itu, walaupun dinamika rumah tangga terus berubah, janganlah lupa untuk tetap saling mengutamakan fondasi dari pernikahan itu sendiri.

2. Luangkan waktu untuk bicara empat mata setiap hari. Bukan berbicara tentang orang lain, pekerjaan, keuangan, maupun anak, namun tentang kalian berdua. Seharusnya hal ini tidak sulit dilakukan karena akan seperti masa berpacaran dulu. Jadikan ini kesempatan untuk saling membuka diri dan bertukar pandangan karena setiap hari Anda dan pasangan pasti mengalami hal yang berbeda-beda.

3. Luangkan momen berdua dengan pergi berkegiatan sekali seminggu hanya Anda dan pasangan saja, misalnya makan makan berdua atau menonton di bioskop.

4. Luangkan waktu untuk berlibur singkat satu kali setiap tiga bulan. Tidak harus bepergian jauh. Staycation atau pulang-pergi ke kota lain yang terdekat juga bisa menjadi pilihan.

5. Usahakan mengikuti seminar atau workshop tentang pernikahan. Tidak ada salahnya untuk terus mengedukasi diri soal seluk beluk hubungan pernikahan dari berbagai pandangan.

Berdasarkan pengalamannya sendiri, Roslina, yang 25 tahun telah mengenal suaminya dan menjalani pernikahan selama 10 tahun, bisa merasakan sendiri jika hal-hal di atas bisa membuat rumah tangganya semakin intim, intens, dan terkoneksi satu sama lain. Konflik tetap ada, namun semakin hari ia dan suaminya semakin diberi kemudahan dalam menyelesaikannya. Menurutnya, konflik adalah indikator sebuah hubungan yang sehat, asal konflik tersebut selalu bisa diselesaikan.


Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]