Pro & Kontra Menjalani Pertunangan Lebih Dari 1 Tahun

oleh Belle Biarezky [[ 1571364000000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Tip Hubungan 

Warna:

  • Pro & Kontra Menjalani Pertunangan Lebih Dari 1 Tahun - 001

Pada umumnya, pasangan bertunangan selama 5 - 12 bulan sebelum melangkah ke pelaminan. Namun, ada beberapa pasangan yang memutuskan menunda pernikahan dan menjalani masa pertunangan lebih dari satu tahun. Beberapa alasan melatarbelakangi keputusan mereka untuk memperpanjang pertunangan, seperti hubungan jarak jauh, salah satu pasangan masih bersekolah, atau keinginan untuk memapankan karier.

Berikut pro dan kontra dalam menjalani masa pertunangan yang panjang.

Pro:

1. Bisa menabung lebih lama untuk mengumpulkan dana pernikahan
Tahukah Anda jika pasangan bisa menghabiskan dana Rp 325.000 - Rp 650.000 per tamu untuk pernikahan berskala intim hingga sedang? Bertunangan lebih dari satu tahun memberi kesempatan kepada calon pengantin untuk mengisi pundi-pundi yang akan membiayai pernikahan.

2. Mempersiapkan kehidupan setelah pernikahan dengan lebih matang
Setelah pesta usai, kehidupan pernikahan justru baru dimulai. Tempat tinggal dan berbagai kebutuhan baru bisa dipersiapkan dengan tidak terburu-buru karena Anda dan pasangan punya banyak waktu untuk merencanakan dan merealisasikannya.

3. Banyak waktu untuk mengurusi persiapan pernikahan
Karena durasi waktu yang panjang, Anda pun tidak merasa tertekan karena terlalu dipenuhi oleh berbagai urusan pernikahan. Persiapan pernikahan bisa lebih santai dan calon mempelai juga masih bisa menjalani kesibukan lain.

4. Bisa mendapatkan vendor impian
Beberapa vendor ternama biasanya memiliki jadwal yang terisi dengan cepat dan, pada umumnya, mereka sudah direservasi sejak satu tahun sebelumnya. Adalah hal yang sangat melegakan jika Anda bisa bekerja sama dengan vendor favorit di hari bahagia Anda dengan mereservasi mereka jauh lebih awal.

Kontra:

1. Sulit untuk memutuskan hal-hal yang terkait pernikahan
Melihat terlalu banyak opsi atau mendengar bermacam-macam pendapat dari orang lain justru bisa membingungkan Anda. Perasaan bingung ini bisa berakibat pada sulitnya menentukan atau menunda-nunda keputusan soal pernikahan Anda.

2. Cenderung lupa karena kesibukkan lain
Sikap menunda-nunda karena durasi yang panjang sangat mungkin berujung pada keteledoran perencanaan. Misalnya, Anda melupakan janji pertemuan dengan vendor karena kesibukkan pekerjaan.

3. Urusan pernikahan jadi pemicu pertengkaran
Panjangnya durasi perencanaan bisa beresiko membuat Anda terobsesi dengan hal-hal kecil. Anda jadi "tenggelam" dalam berbagai urusan materi pernikahan daripada hubungan dengan pasangan yang seharusnya lebih substansial.

4. Dana pernikahan yang dikeluarkan bisa membludak
Jika Anda terlalu terobsesi dengan semua elemen, sampai hal terkecil pun, Anda pun semakin menuntut kesempurnaan. Sikap ini bisa berujung pada membengkaknya dana pernikahan dari yang direncanakan.

Jika Anda dan pasangan sudah sepakat bertunangan, namun menunda pernikahan lebih dari satu tahun, sebaiknya hal tersebut didasari atas alasan kuat yang mendukung kehidupan berumah tangga nantinya. Namun, jika Anda atau pasangan terus menunda-nunda untuk menetapkan tanggal Hari H, sebaiknya kalian merenungkan kembali kesiapan dan kemantapan dalam berumah tangga bersama.


KREDIT KE VENDOR:

  • Fotografi: Alera Ruben - Pexels

Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]