Pernikahan Tradisional Minang dengan Nuansa Merah dan Emas

oleh Natasza Kurniawan [[ 1489110300000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Real Wedding 

Warna:


Daniel adalah teman dari kakak laki-laki Garbilla, namun pasangan ini malah diperkenalkan melalui teman mereka. "Saya sudah melihat dia di antara teman-teman kami, tapi kami tidak pernah saling berbicara satu sama lain. Suatu hari, kami diperkenalkan pada saat menonton konser bersama dengan teman-teman kami," kenang pengantin wanita yang cantik ini. Setelah beberapa bulan berpacaran, Daniel melamar Gabrilla di sebuah restoran milik sahabat Gabrilla. "Saya terkejut menemukan semua teman-teman saya di sana. Dia sudah berusaha keras untuk membuat lamaran tersebut menjadi momen yang tak terlupakan, dan tentu saja saya berkata ya!" katanya.

Kedua keluarga mereka berasal dari Sumatera Barat, sehingga tidak pernah terpikirkan oleh keduanya untuk tidak menggelar pernikahan tradisional dengan adat Minang. Keduanya dengan segera menghubungi Tiara Josodirjo & Associates untuk meminta mereka membantu dalam perencanaan pernikahan. "Kami hanya memiliki waktu enam bulan untuk mempersiapkan segalanya, dan wedding planner kami sangat penuh perhatian dan sigap sepanjang waktu," kenang Gabrilla. "Mereka membantu meringankan stres dengan menyediakan tips berguna untuk membuat kita tetap pada jalur yang ada, membuat segala proses terasa amat menyenangkan," paparnya.

Pasangan ini memulai perjalanan sebagai suami dan istri dengan upacara pernikahan yang khidmat. Keduanya mengenakan pakaian putih yang menyimbolkan kesucian pertalian mereka dan dipadukan dengan kain songket warna merah dan emas yang indah. Setelah itu, resepsi pernikahan digelar di ballroom Four Seasons Hotel Jakarta.

Kali ini, Gabrilla dan Daniel memakai sepasang pakaian pernikahan tradisional Minang bernuansa merah dan emas yang cerah. Kebaya merah panjang yang dipakai sang mempelai wanita begitu terlihat menonjol. "Kebaya itu merupakan kebaya kontemporer yang dipengaruhi oleh budaya Sumatera Barat. Saya sangat tersanjung dan beruntung memiliki ibu mertua yang berbakat yang mau membuatkan semua busana pernikahan saya di hari itu!" ujar Gabrilla, "Saya juga sangat bahagia mendapatkan Vina Panduwinata dan Rien Djamain, yang merupakan teman baik ibu saya, bernyanyi di hari pernikahan saya."

Berkaca pada pengalamannya sendiri, Gabrilla membagikan saran berharga bagi para calon pengantin yang menginginkan proses perencanaan pernikahan yang bebas dari stres, "Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan wedding planner untuk mempersiapkan segala detail yang dibutuhkan dalam pernikahan Anda. Hal itu membuat saya sangat santai, saya bahkan dapat menikmati proses perencanaan tersebut dan menikmati hari pernikahan saya dengan sepenuhnya."

KREDIT KE VENDOR:


Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]

Tampilkan