Pernikahan Elegan Bernuansa Etnik Bohemia di Uluwatu, Bali

oleh Karina Leviani [[ 1509242400000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Real Wedding 

Warna:


Bianca dan Kevin bertemu di Melbourne lewat seorang teman. Setelah menjalin hubungan, lamaran dari Kevin datang dengan sederhana namun tak terduga. "Ia meminta saya menjadi istrinya tengah liburan akhir pekan ke Singapura. Kotak cincinnya berhias foto anjing kesayangan saya, I couldn't say no," kenang Bianca. Setelah momen itu, keduanya segera merencanakan pernikahan. "Persiapan membutuhkan waktu satu tahun. Cukup mudah, karena adik saya sangat membantu perencanaanya. Kami juga meminta bantuan seorang stylist pernikahan, dekorator, dan wedding planner yang mempersiapkan segalanya," ia menambahkan.

Malam sebelum pernikahan mereka, Bianca dan Kevin mengundang seluruh tamu mereka makan malam bersama. Area taman Alila Villas Uluwatu telah disulap menjadi lounge bernuansa Bohemia lengkap dengan karpet, bantal-bantal, tirai tenun dan lentera rotan. Rangkaian bunga berwarna Marsala ditata di atas meja, menguatkan atmosfer yang diinginkan pada malam itu. Untuk pernikahan mereka keesokan harinya, sang pasangan mengambil tema yang berbeda. Mereka menginginkan tema yang sejalan dengan lokasi di mana pernikahan tersebut diadakan. "Kami sama-sama menyukai desain yang simpel dan chic. Jadi apabila dirangkum, tema kami terkomposisi dari warna netral, chic, dan terinspirasi oleh alam," Bianca menjelaskan.

Pada hari pernikahan, sang pengantin wanita mengaku merasa cukup tenang, setidaknya sampai upacara hendak dimulai. "Seluruh emosi tiba-tiba mengalir ketika upacara akan dimulai, saya sungguh gugup," ujar Bianca. Namun keindahan area upacara menghapuskan keraguannya. Aisle di atas air, altar transparan berhiaskan bunga lili, serta laut dan langit biru menjadi saksi janji cinta mereka. Bianca sendiri terlihat menawan dalam gaun pengantin karya Ines di Santo dan veil karya SVARNA by IKAT Indonesia Didiet Maulana. "Saya menginginkan sebuah gaun yang timeless dan klasik, namun tetap nyaman, sebuah gaun yang dapat terlihat cantik bahkan tanpa perlu diet ketat," ujar Bianca.

Sembari sang pasangan berfoto setelah acara pemberkatan selesai, rangkaian bunga putih dan dedaunan hijau telah tertata apik dan siap menyambut para tamu pada area resepsi. Malam terus bergulir dan kami tak dapat melepaskan mata kami dari ekspresi bahagia Bianca dan Kevin. "Patung emas yang diletakkan di sepanjang meja resepsi, cuaca yang baik, pidato yang menyentuh, gaun bridesmaid dari Didiet Maulana, para tamu yang menyenangkan, kami menyukai semua elemen dari pernikahan kami," Bianca mengenang. "It was better than expected. We're entirely happy," Bianca menambahkan seraya menutup percakapan.

Bagaimana pendapat Anda terhadap pernikahan cantik ini? Ceritakan pada kolom komentar di bawah dan jangan lupa tambahkan foto-foto kesukaan Anda ke inspiration board!


KREDIT KE VENDOR:


Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]