Pernikahan dengan Adat Palembang dan Sunda di Jakarta

oleh Karina Leviani [[ 1492135200000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Real Weddings 

Warna:


Hari Minggu yang lalu, Lala dan Andra menyajikan album cantik berisikan foto pre-wedding mereka di Lombok. Hari ini, giliran pernikahan tradisional mereka dengan perpaduan adat Palembang dan Sunda di Hotel Bidakara, Jakarta untuk memukau Anda. Tak disangka, keduanya dapat merencanakan pernikahan dengan waktu kurang dari enam bulan!

Untuk akad nikah, Lala dan Andra mengenakan busana pengantin adat Palembang berwarna biru tua dan emas. "Baju itu adalah warisan dari mendiang nenek saya. Dari dulu, beliau meminta saya untuk mengenakannya di hari pernikahan. Agar terlihat lebih meriah, ditambahkan manik-manik pada bagian leher baju tersebut," Lala menjelaskan. Penampilannya dilengkapi dengan kain songket berwarna emas serta mahkota pengantin Palembang karya Zainal Songket. "Satu minggu sebelum acara, saya meminta songket dan mahkota yang berbeda. Untungnya, Pak Zainal menyanggupinya!"

Akad nikah itu sendiri menjadi momen pernikahan yang paling tidak terlupakan bagi Lala. "Saya sempat merasa gugup menjelang akad nikah, karena itu merupakan prosesi yang sangat sakral," kenangnya. "Setelah upacara pernikahan selesai, saya dan Andra langsung menjadi lebih santai dan tanpa beban," lanjut Lala.

Berbeda dengan akad, resepsi pernikahan mereka didominasi oleh warna hijau mint dan putih. Untuk mengimbangi dekorasi elegan karya Suryo Decor, Lala mengenakan kebaya berwarna hijau serta siger Sunda yang cantik dari Reita Giadi. Andra memakai beskap berwarna senada, dan keduanya terlihat begitu serasi ketika berdampingan. Mereka membuka perayaan tersebut dengan rangkaian prosesi pernikahan adat Sunda, termasuk ritual nincak endog dan huap lingkung. "Ini adalah bagian favorit saya dari seluruh acara resepsi, karena tidak ritual-ritual tersebut hanya dilakukan pada saat pernikahan," ujar sang pengantin.

Berkaca pada pengalamannya, Lala memiliki beberapa saran untuk calon pengantin yang tengah merencanakan pernikahan. "Hindari berpikir terlalu banyak. Awalnya, saya merasa takut setelah mendengar berbagai kisah tentang betapa stresnya persiapan pernikahan," ujarnya. "Karena itu, sejak awal saya telah memberi instruksi sejelas mungkin kepada para vendor pernikahan. Kemudian, saya membiarkan segala sesuatu mengalir dengan sendirinya."


KREDIT KE VENDOR:

  • Hair & Makeup: Jacqueline Stephanie
  •  | 
  • Venue: Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta
  •  | 
  • Photography: The Portrait Photography
  •  | 
  • Decoration & Lighting: Zainal Songket |

    Suryo Decor

  •  | 
  • Dress & Attire: Marni
  •  | 
  • Men's Formal Wear: Sunjoyo
  •  | 
  • Wedding Planning: Pranatacara Wedding Organizer
  •  | 
  • Invitations:

    Micasa Jakarta

  •  | 
  • Entertainment (Music): Rendy Pandugo
  •  | 
  • Others (Unique Services): Seserahan: Ivy and Jade
  •  | 
  • Wedding Shoes: Marista Santividya
  •  | 
  • Wedding Accessories: Zainal Songket | Reta Giadi
  •  | 
  • Health & Beauty: Two Cents
  •  | 
  • Catering: Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta

Temukan inspirasi pernikahan, pilihan vendor baru dan terbaik, serta beragam artikel menarik seputar tren dan hubungan pernikahan. Download aplikasi Bridestory sekarang di App Store dan Google Play Store

Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]

Tampilkan