Pentingnya Memiliki Me-Time Dalam Sebuah Pernikahan

oleh Belle Biarezky [[ 1567735200000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Tip Hubungan 

Warna:

  • Pentingnya Memiliki Me-Time Dalam Sebuah Pernikahan - 001

Pernikahan memang mengartikan dua individu yang disatukan. Namun, terkadang perasaan untuk ingin menyendiri, atau me time, terkadang tidak bisa dihindarkan. Sejatinya, hal tersebut normal. "Ruang untuk fisik dan emosi diri nyatanya adalah kebutuhan manusia yang mendasar," ungkap Christopher Knippers, penulis buku Cultivating Confidence.

Menurut Aaron Ben-Ze'ev, profesor bidang psikologi dan penulis buku The Arc of Love: How Our Romantic Lives Change Over Time, jangan sampai seseorang kehilangan identitas uniknya ketika menikah. "Otonomi atau kemandirian merupakan hal yang sangat berharga dalam hubungan percintaan karena jika terlalu banyak menghabiskan waktu dengan pasangan, hal itu justru bisa membuat kekuatan cinta menjadi luntur," jelasnya. Memberi jarak kepada satu sama lain, untuk memberikan pasangan ruang bagi dirinya sendiri, merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah hubungan.

Berikut beberapa alasan mengapa Anda dan pasangan perlu meluangkan waktu untuk memberi ruang bagi diri sendiri:

1. Mendapatkan perspektif yang lebih baik
Menghabiskan waktu sendiri memberi Anda kesempatan untuk mendapatkan perspektif segar tentang pernikahan Anda. Tidak perlu menunggu datangnya konflik untuk memancing Anda menjadi reflektif, namun Anda juga bisa bisa mendapatkan inspirasi dalam merencanakan masa depan hubungan dengan berpikir. Ben-Ze'ev juga mengamini bahwa jarak bisa memberikan sebuah ruang bagi diri sendiri untuk fokus pada aspek mendasar pada hubungan dan mengesampingkan perasaan-perasaan yang superfisial.

2. Mencegah saling menguras energi
Seorang terapis pernikahan bernama John Aiken sangat menyarankan Anda dan pasangan untuk memiliki ruang personal agar tidak saling menguras energi. Mempertahankan pernikahan butuh usaha dan strategi, namun baiknya Anda dan pasangan juga sesekali membiarkan semuanya mengalir apa adanya. "Meluangkan waktu sendiri-sendiri sangatlah sehat dan bisa mempertahankan keharmonisan yang 'segar' dalam rumah tangga," ujarnya kembali.

3. Menjadi independen dan tegar
Lebih lanjut Aiken juga menyebutkan jika pasangan akan bisa lebih mengembangkan identitas masing-masing di dalam sebuah hubungan ketika memberi ruang pada diri sendiri. Selain itu, Anda dan pasangan juga bisa menjadi pribadi yang independen dan tegar. Sifat bergantung satu sama lain justru berbahaya dalam pernikahan. "Ketika dua orang berasumsi bahwa kebutuhan mereka bisa terpenuhi lewat satu sama lain, hubungan tersebut akan berujung pada kekecewaan, dan bahkan kegagalan," himbau Knippers.

4. Mencegah rasa bosan
Rasa bosan adalah hal yang lumrah, dan bukan berarti Anda dan pasangan akan saling meninggalkan. Untuk mengembalikan keharmonisan hubungan, lakukanlah hal-hal yang menjadi hobi maupun ketertarikan Anda. "Ketika seseorang meluangkan waktu untuk bidang ketertatikannya maupun untuk teman dan dirinya sendiri, dia akan merasa lebih bahagia dan tidak cepat bosan," ujar Terri Orbuch, penulis buku Finding Love Again: 6 Simple Steps to a New and Happy Relationship.

5. Memberi kemapanan personal, sosial, dan spiritual
Menghabiskan sebagian waktu Anda untuk bersosialisasi di luar, tidak hanya mengurangi rasa bosan dalam rumah tangga, tapi juga bisa menyumbangkan banyak pengetahuan baru. Anda pun jadi punya bermacam-macam topik untuk dibagi dan diceritakan kepada pasangan. Kemampuan sosial dan spiritual Anda juga semakin mapan.

Bagaimana caranya mengatakan dengan pasangan jika Anda butuh me time tanpa menyinggungnya? Beberapa tips di bawah ini bisa membantu Anda.

1. Jangan menyimpan rahasia
Ungkapkan apa yang Anda akan lakukan pada hari itu dan beri kepastian kira-kira kapan Anda akan kembali. Hal ini akan membuat pasangan Anda tetap merasa dihargai.

2. Pilih kata dan waktu yang tepat
Hindari momen-momen yang melibatkan dominasi emosi negatif. Gunakan perspektif "saya" dan bukan "kamu" dengan penjelasan yang berkesan netral agar pasangan bersedia berkompromi.

3. Jangan merasa bersalah
Adalah hal yang natural jika Anda menginginkan me time, apalagi tujuannya untuk mempertahankan pernikahan yang sehat. Tidak perlu merasa bersalah dan nikmati waktu sendiri yang Anda miliki.


KREDIT KE VENDOR:

  • Fotografi: Artem Kovalev

Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]