Blog / Relationship Tips / Libur Lebaran Pertama Bersama Mertua, Ini Tipsnya

Libur Lebaran Pertama Bersama Mertua, Ini Tipsnya

Warna:
Tambahkan ke Board
libur-lebaran-pertama-bersama-mertua-ini-tipsnya-1

Setelah dua tahun berturut-turut Hari Raya Idulfitri atau Lebaran terasa berbeda karena pandemi Covid-19, akhirnya tahun ini pemerintah memperbolehkan masyarakat Indonesia untuk merayakannya dengan lebih meriah. Momen ini dimanfaatkan oleh banyak orang untuk libur bersama keluarga besar. Apakah tahun ini sekaligus menjadi Lebaran pertama untuk Anda bersama pasangan?

Setelah resmi menjadi pasangan suami-istri maka ritual libur Lebaran bersama keluarga pasangan pun dimulai. Apalagi untuk budaya Indonesia, perayaan hari raya adalah momen penting untuk dinikmati bersama keluarga, tidak hanya keluarga inti tapi juga keluarga besar. Sebagai pasangan pengantin baru, liburan Lebaran bersama keluarga pasangan tentu menciptakan rasa deg-degan tersendiri. Dan biasanya pertanyaan deg-degan yang sering muncul ketika liburan Lebaran bersama keluarga pasangan adalah, "Bagaimana ya liburan bersama mertua? Apakah harus jaim atau apa adanya?" Tenang. Jangan overthinking. Simak tips-tips praktis berikut untuk membuat liburan Lebaran pertama bersama mertua tidak sukses tapi juga menyenangkan.

Tips #1: Rencanakan Waktu Liburan dengan Matang Bersama Pasangan

Hal pertama yang Anda dan pasangan harus sepakati adalah pembagian antara liburan bersama keluarga dengan liburan hanya Anda berdua. Misalnya jika tahun ini liburan Lebaran bersama keluarga pasangan, maka tahun depan liburan Lebaran bersama keluarga Anda. Tidak hanya tentang pembagian waktunya tapi sepakati juga bentuk liburannya, apakah menginap bersama atau sekadar bercengkrama di rumah. Jangan lupa juga untuk memilih waktu liburan khusus Anda berdua. Pembagian liburan seperti ini tujuannya tidak hanya adil dalam memberikan waktu liburan kepada kedua keluarga, tapi juga sama-sama menciptakan kesempatan untuk saling memahami karakter serta kebiasaan yang ada di keluarga. Bonusnya, karena dilakukan sambil liburan maka proses pengenalannya akan terasa lebih menyenangkan.

Libur Lebaran Pertama Bersama Mertua, Ini Tipsnya Image 1

Tips #2: Aktif Membantu

Sebenarnya melibatkan diri secara aktif dalam membuat liburan jadi menyenangkan bukanlah hanya karena ingin menarik simpatik mertua, tapi lebih karena Anda adalah bagian dari keluarga. Sebenarnya untuk bisa diterima baik oleh mertua atau keluarga pasangan adalah dengan menempatkan diri sebagai anggota keluarga. Aktif membantu tidak melulu soal materi, bisa juga seperti memasak, membuat permainan seru, mencuci piring, atau merapikan ruang kumpul keluarga. Dengan aktif membantu maka interaksi Anda dengan mertua dan keluarga pasangan akan semakin intensif. Dari sinilah proses untuk saling mengenali bisa terjalin.

Tips #3: Jangan Membandingkan

Ingatlah setiap keluarga memiliki kebiasaan masing-masing dan liburan bersama mertua tujuannya bukanlah untuk berkompetisi. Bisa jadi opor ayam yang dibuat ibu atau nenek Anda lebih enak dibandingkan yang dimasak oleh mertua, tapi berlibur bersama keluarga bukanlah tentang siapa yang paling hebat, melainkan menciptakan momen bahagia bersama. Jadi agar Anda bisa menikmati momennya, jangan membebankan mertua atau ipar dengan harapan bisa menciptakan momen liburan persis seperti keluarga Anda. Sebaliknya, Anda harus lebih terbuka atas setiap perbedaan dan keunikan yang ada. Alhasil, proses Anda untuk menyatu dengan keluarga pasangan jadi lebih mudah.

Tips #4: Hormati Tradisi Keluarga Mertua

Karena sekarang Anda sudah resmi menjadi anak menantu dari mertua, artinya harus belajar memahami serta menghargai tradisi yang ada. Misalnya, tradisi keluarga mertua setelah sungkem sedangkan keluarga Anda bersalaman sambil berpelukan. Mungkin saat pertama kali melihat pasangan dan keluarga melakukan sungkeman, Anda akan merasa asing. Namun, cobalah untuk memahami bahwa ini merupakan bagian dari tradisi. Sebaiknya sebelum hari H, Anda dan pasangan bisa saling bertukar cerita tradisi apa saja yang ada di keluarga masing-masing ketika libur Lebaran sehingga bisa menyiapkan diri.

Tips #5: Ajak Mertua untuk Bernostalgia

Biasanya orang tua sangat suka sekali bercerita tentang masa lalu. Agar interaksi komunikasi dengan mertua bisa lebih cair, cobalah minta mereka bercerita tentang masa lalu atau tentang anak-anaknya ketika masih kecil. Bisa juga merencanakan kunjungan ke tempat-tempat wisata yang disukai oleh mertua, lalu pancing beliau untuk bercerita mengapa dia menyukainya. Perhatian sederhana seperti ini bisa efektif untuk merebut hati mertua. Karena orang tua di masa senjanya seringkali hanya butuh teman untuk bercerita.

Pada akhirnya, jangan melupakan orang tua dan keluarga Anda. Jadi meski Anda sedang liburan Lebaran bersama mertua, tetaplah jalin komunikasi dengan orang tua dan keluarga Anda. Karena mereka juga merasa "berbeda" ketika Anda tidak lagi berlebaran bersama. Agar jalinan antara orang tua dengan mertua semakin baik, ajak juga mertua untuk bercengkrama dengan orang tua Anda meski hanya melalui sambungan telepon atau panggilan video.

Vendor yang mungkin anda suka

Instagram Bridestory

Ikuti akun Instagram @thebridestory untuk beragam inspirasi pernikahan

Kunjungi Sekarang
Kunjungi Sekarang