Blog / Relationship Tips / Hal-hal yang Harus Dilakukan dan Dihindari oleh Pengantin Baru Saat Malam Pertama

Hal-hal yang Harus Dilakukan dan Dihindari oleh Pengantin Baru Saat Malam Pertama

Warna:
Tambahkan ke Board
hal-hal-yang-harus-dilakukan-dan-dihindari-oleh-pengantin-baru-saat-malam-pertama-1

Setelah seluruh rangkaian acara pernikahan berakhir, akhirnya Anda akan memiliki waktu berdua bersama si dia yang telah resmi menjadi pasangan hidup Anda. Menandai awal kehidupan pernikahan yang baru ini, Anda dan pasangan akan kembali mengalami sebuah momen istimewa bersama, yaitu malam pertama sebagai suami dan istri. Malam pengantin ini memang kerap digambarkan sebagai sebuah babak yang penuh intimasi, sensualitas, hingga hasrat yang begitu bergejolak, tapi bagaimana jika Anda justru cemas menghadapinya? Tak hanya pengantin yang belum memiliki pengalaman seksual, pasangan yang mungkin pernah menikah sebelumnya pun mungkin saja merasa gugup saat kembali menghadapi topik ini. Jadi, untuk memastikan Anda berdua menjalani malam pertama yang tanpa kendala dan penuh kesan, ingatlah panduan singkat kami berikut ini:

Lakukan: Mencari tahu dari sumber terpercaya

Jika Anda sama sekali tidak tahu menahu tentang bagaimana sebuah hubungan seksual, cari tahulah dari sumber ilmiah yang terpercaya. Anda bisa membeli buku atau mengunduh buku digital yang ditulis oleh pakar kesehatan atau kejiwaan, seperti dokter psikolog, atau konselor pernikahan, untuk mengerti proses hubungan seksual hingga mengetahui resiko kehamilannya. Anda juga bisa meminta pendapat dari orang tua atau saudara yang lebih tua, tapi kami tidak menyarankan untuk menelannya mentah-mentah. Cari tahu apakah masukan dari mereka sebenarnya mengandung mitos atau memang benar secara ilmiah. Walaupun kegiatan seksual semakin lebih dipahami dengan praktek, namun tidak ada salahnya Anda telah mengetahui beberapa dasarnya.

Jangan: Hanya menonton film dewasa sebagai referensi

Bagaimanapun, film dewasa adalah sebuah karya komersial yang dimainkan oleh aktor-aktor profesional. Banyak bagian dari film yang dibuat-buat demi kepentingan hiburan semata. Jika membaca referensi ilmiah kurang membantu, Anda bisa mencari sumber terpercaya yang menyertakan ilustrasi daripada mengandalkan film dewasa. Ingatlah bahwa kegiatan seksual sejatinya harus dipraktekkan sehingga untuk benar-benar mengerti, Anda harus mengalaminya dahulu bersama suami Anda.

Lakukan: Persiapkan diri Anda

Dalam rangka mempersiapkan diri Anda menuju malam pernikahan, mulailah dengan mendengarkan tubuh Anda. Gali lebih dalam keinginan seksual Anda dan apa yang dapat membangun hasrat dalam diri Anda, begitu pula dengan hal-hal yang tidak ingin Anda lakukan. Jadi pertama-tama, kenali pribadi Anda secara lebih intim. Tak hanya untuk calon mempelai wanita, pengantin pria pun harus melakukannya. Dengan demikian, ketika saatnya tiba Anda berdua dapat saling membantu dalam menjalani proses ini tanpa ada keraguan dalam diri.

Jangan: Memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi

Mungkin Anda pernah membaca, menonton, atau berfantasi tentang sebuah adegan malam pertama yang super romantis dan penuh gelora asmara, dengan taburan kelopak bunga mawar di tempat tidur, temaram cahaya lilin, serta performa yang prima dari kedua suami dan istri. Namun kenyataannya tak selalu seindah itu. Agar Anda tidak terlalu kecewa, jangan berekspektasi terlalu tinggi dan fokuslah pada realita. Ingat, tidak semua pasangan dapat mengalami momen malam pertama yang sempurna bagaikan potongan sebuah film romantis, namun hal ini tidak menjadi masalah karena kini Anda berdua memiliki waktu sepanjang hidup Anda untuk belajar memuaskan satu sama lain.

Lakukan: Buat nyaman diri sendiri

Selain mempersiapkan mental dan fisik, buat diri Anda juga semakin nyaman dengan beberapa hal yang mendukung tampilan fisik Anda, seperti perawatan kecantikan. Jika Anda nyaman dengan fisik Anda, tentu rasa percaya diri pun meningkat. Pasangan Anda juga semakin menghargai usaha Anda untuk membuat kesan pertama yang berkesan baginya. Hal-hal, seperti membersihkan bulu-bulu di tubuh dan lulur atau melakukan perawatan khusus organ intim, akan memberikan kesan fisik yang bersih dan lebih menarik. Selain itu, Anda juga bisa memancing ketertarikan pasangan Anda lebih lagi dengan mengenakan lingerie seksi dan menyemprotkan parfum ke tubuh Anda.

Jangan: Terlalu cuek

"Kami kan sudah tahu satu sama lain sampai sedalam-dalamnya. Dia pasti selalu menerima saya apa adanya." Tidak jarang calon pengantin berpikir demikian sehingga penampilan fisik saat malam pertama dianggap kurang penting. Padahal, malam pertama adalah momen yang istimewa untuk siapapun yang baru saja meresmikan janji sehidup semati. Layaknya pernikahan, sebuah momen yang istimewa juga perlu dipersiapkan dengan istimewa, bukan?

Lakukan: Tetap tenang dan penuh kesabaran

Adalah hal yang wajar jika Anda merasa lelah setelah menjalani rangkaian acara pernikahan yang panjang, ingatlah pula bahwa Anda tidak diwajibkan untuk segera berhubungan intim dengan pasangan setelahnya. Jika dirasa perlu, beristirahatlah sejenak untuk mengumpulkan kembali stamina Anda, sebelum menikmati periode bulan madu bersama pasangan. Saat momen itu tiba, jangan melakukannya dengan terburu-buru. Coba untuk saling bercanda dengan pasangan untuk mencairkan suasana, nikmati waktu ini untuk memahami kebutuhan dan keinginan seksual satu sama lain, dan jalani proses ini mulai dari tahap foreplay hingga akhir, dengan penuh kesabaran.

Jangan: Panik

Karena merasa gugup dan cemas, Anda mungkin justru menjadi kian panik menjelang momen malam pertama ini. Tapi kepanikan tidak dapat membantu Anda, justru hal ini membuat suasana semakin keruh. Jika Anda merasa benar-benar tidak siap, malu, atau cemas soal bagaimana harus beraksi dan bereaksi di tempat tidur, takut akan merasa kesakitan bahkan memiliki trauma akan pengalaman seksual di masa lalu, sebaiknya Anda meminta bantuan dari pihak profesional sebelum hari H. Dengan berbagi soal kecemasan Anda dengan konselor atau dokter yang berspesialisasi di bidang ini, Anda akan memiliki arahan yang tepat dalam mengatasinya.

Lakukan: Saling berkomunikasi

Agar ada kejelasan dan kesepakatan di antara Anda berdua, pastikan ada jalinan komunikasi soal kebutuhan dan keinginan seksual Anda. Karena ini adalah kali pertama, Anda mungkin harus saling membantu dalam menghadapi situasi baru ini, curahkan tentang hal-hal yang Anda inginkan dan tidak inginkan, atau jika ada aturan tertentu yang ingin diberlakukan. Beri tahu pasangan jika Anda merasa sakit, tidak nyaman, atau justru bisa Anda nikmati. Hubungan seks adalah proses saling memberi dan menerima, sehinga penting sekali untuk pengantin baru belajar saling berkompromi dan menemukan jalan tengah yang menyenangkan kedua belah pihak. Seusainya, Anda pun dapat mengajaknya berbincang dan saling berbagi tentang perasaan Anda bahkan ide-ide untuk mencoba hal yang baru bersama.

Jangan: Berbohong

Ini adalah saat di mana Anda dan pasangan harus saling bersikap terbuka dengan satu sama lain. Jadi, hindari berbohong soal pengamalan seksual Anda atau tidak berkata jujur saat ada perbuatannya yang membuat Anda tidak nyaman. Wajar saja jika Anda ingin menyenangkan hati pasangan, namun jangan memalsukan reaksi Anda akan performa seksualnya. Dengan bersikap saling jujur, Anda dan pasangan dapat saling mengevaluasi diri dan menemukan irama seksual yang tepat bersama-sama.

Lakukan: Membuat satu sama lain nyaman dan rileks

Pasangan pengantin baru harus sama-sama menikmati momen malam pertama ini berdua, jadi jangan sampai Anda memaksakan sebuah fantasi seksual pada pasangan, terlebih jika itu membuatnya merasa tidak nyaman. Untuk menghilangkan rasa cemas, buat diri Anda merasa rileks. Misalnya dengan berendam di air panas bersama pasangan, saling memberi pijatan, atau mengusir rasa lapar dengan makanan favorit terlebih dahulu. Bercintalah hanya ketika Anda berdua sudah benar-benar siap. Adalah sebuah fakta sains bahwa hubungan seksual untuk pertama kalinya akan terasa lebih tidak menyakitkan jika tubuh Anda tidak tegang dan rileks.

Jangan: Terlalu menganalisa keadaan

Saat Anda menganalisa keadaan secara berlebihan, biasanya Anda akan fokus pada hal-hal negatif; apa yang bisa merusak malam pertama impian Anda, hal memalukan yang dapat terjadi, atau terlalu memikirkan performa Anda setelah melewati malam pertama tersebut. Akhirnya, Anda pun akan merasa stres dan hal ini justru akan mengganggu masa-masa bulan madu. Jadi, santai saja dan biarkan semuanya mengalir dengan alami. Jika ada kejadian tak terduga, cukup tertawakan dengan pasangan. Hari demi hari, coba kenali pasangan Anda lebih dekat lagi dan jangan biarkan kesalahan kecil merusak saat-saat indah Anda.

Lakukan: Coba lagi

Practice makes perfect. Jadi, jangan terlalu khawatir jika percobaan pertama Anda di malam pengantin kurang berhasil, coba lagi di hari-hari berikutnya. Belajarlah dari kesalahan sebelumnya dan jangan ragu untuk bereksperimen agar dapat menemukan pola hubungan seksual yang tepat untuk Anda dan pasangan. Karena apa yang cocok untuk pasangan lain belum tentu tepat untuk Anda, dan sebaliknya.

Jangan: Terlalu mabuk

Hari pernikahan memang saatnya untuk perayaan yang semarak, Anda mungkin ingin meneguk segelas sampanye untuk momen spesial ini. Namun, jika Anda ingin mengalami malam pertama yang lancar, jangan mengonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol di pesta pernikahan. Seks saat mabuk bukanlah cara yang baik untuk memulai kehidupan baru Anda, bisa jadi Anda malah tidak bisa mengingat apa yang terjadi keesokan harinya.

Lakukan: Nikmati setiap saatnya

Pada akhirnya, malam pertama merupakan saat yang begitu istimewa. Memang, hubungan seks adalah hal yang penting dan menyenangkan untuk kedua pasangan, namun jangan terlalu fokus pada hal itu saja. Bangun kembali koneksi di antara Anda dan pasangan, serta ingatlah alasan utama mengapa Anda menikah dengannya. Lanjutkan dengan hubungan fisik untuk semakin mempererat tali kasih dan jalinan asmara Anda berdua. Nikmati setiap detik dalam malam pertama Anda, semua sisi baik serta buruknya. Biarkan pengalaman intim ini meninggalkan kesan yang mendalam dan menjadi kenangan di sepanjang hidup Anda berdua.

Vendor yang mungkin anda suka

Instagram Bridestory

Ikuti akun Instagram @thebridestory untuk beragam inspirasi pernikahan

Kunjungi Sekarang
Kunjungi Sekarang