Cara Menciptakan Sesi Bridal Portrait yang Menawan

oleh Michelle Phang [[ 1502244000000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di IDE PERNIKAHAN 

Warna:


Tidak dipungkiri bahwa menikah merupakan momen sekali seumur hidup dan sesi bridal portrait yang mengabadikan tampilan terbaik Anda merupakan kenangan manis yang akan menyempurnakan momen tersebut. Karena bagaimanapun, sebuah foto yang memperlihatkan sang pengantin wanita dalam tampilan pernikahannya yang lengkap jelas membuat album pernikahan lebih indah. Selanjutnya, memiliki sesi bridal portrait yang khusus untuk Anda akan membantu Anda untuk mengabadikan momen-momen intim dan perasaan emosional yang Anda alami sebagai mempelai wanita. Melissa dari Studio June membagikan saran dan nasehatnya agar Anda dapat memiliki sesi bridal portrait yang tak lekang waktu.


Kapan Sebaiknya Bridal Portrait Dilakukan?

Tergantung pada sang pengantin wanita dan jadwal di hari pernikahan, beberapa pengantin mungkin memiliki waktu untuk melakukan sesi bridal portrait di hari tersebut. Idealnya, sesi ini dilaksanakan tepat setelah sang pengantin wanita selesai dengan riasan rambut dan wajahnya, serta sudah menggunakan gaun pengantin untuk prosesi pernikahannya.

Beberapa pengantin wanita lainya mungkin merasa sesi bridal portrait sulit dilakukan di hari pernikahan. Apalagi jika Anda menggelar pernikahan destinasi yang biasanya memiliki jadwal yang ketat. "Kami sering menyarankan untuk melakukannya sehari setelah pernikahan selesai dilangsungkan. Tanpa batasan waktu, sang pengantin wanita biasanya lebih santai dan fotografer juga memiliki lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi dan lebih kreatif dalam memilih lokasi, tema, serta pose," saran Melissa.


Tema Apa yang Harus Saya Pilih?

Tema pemotretan akan menentukan tampilan dan nuansa hasil foto yang ada. "Kami merasa tema haruslah unik untuk setiap pengantin. Hal ini harus mencerminkan kepribadian sang pengantin wanita dan apa yang ingin ia sampaikan di foto-foto tersebut," Melissa menjelaskan.

Saat ini sangat mudah mendapatkan inspirasi dari berbagai wadah media sosial, yang tentunya sangat bermanfaat. "Namun hal ini terkadang dapat memberikan sebuah idealisme mengenai sesi bridal portrait yang sempurna. Karena itu, ingatlah untuk tidak dengan mundahnya mengikuti tren yang ada. Sebaliknya, pilih tema yang akan Anda sukai dan yang mencermikan kepribadian Anda," Melissa menambahkan.

Di atas semua ini, komunikasi yang baik dengan stylist dan fotografer merupakan kunci kesuksesan bridal portrait Anda. "Percayalah kepada kami. Santai dan nikmati saja setiap momen yang ada," tutur Melissa.


Berapa Banyak Detil dan Aksesori yang Dibutuhkan?

Detil personal dan tambahan properti memang penting untuk membuat bridal portrait lebih terasa intim dan personal. Tetapi sekali lagi, tiap sesi akan berbeda untuk tiap pengantin wanita; hal ini benar-benar harus bergantung pada apa yang ia inginkan. Misalnya, jika Anda menyukai bunga dan menginginkan pemotretan di luar ruangan, maka menampilkan bouquet pernikahan Anda di foto serta memilih lokasi foto di alam terbuka merupakan ide yang cemerlang.

Jika Anda mau, Anda juga dapat mengombinasikan sesi bridal portrait dengan sesi boudoir. Kian banyak pengantin wanita yang memilih untuk juga melakukan potret boudoir di hari pernikahannya dan opsi ini tentunya patut Anda pertimbangkan. "Ini dapat menjadi hadiah yang istimewa untuk suami Anda dan menggabungkan kedua sesi ini akan menghasilkan foto-foto yang lebih memesona. Perpaduan lingerie dan veil sangatlah cantik dan seksi," ungkap Melissa.

Melissa juga menyarankan untuk menyeratakan hal-hal yang memiliki arti mendalam bagi pasangan di saat bridal portrait, "Entah itu benda berharga yang diwariskan dari orang tua atau hewan peliharaan kesayangan, jika, hal-hal tersebut haruslah membuat pengantin wanita merasa lebih nyaman."


Kesimpulannya, tidak ada standar atau peraturan tertentu dalam melaksanakan sesi bridal portrait karena hal ini memang seharusnya mencerminkan karakter sang pengantin wanita. Sebagai fotografer film, Melissa juga memaparkan perbedaan memotret dengan kamera analog dan digital. Menurutnya, hal ini hanyalah masalah perbedaan media yang digunakan dan cara kerja sang fotografer. "Pada akhirnya, media apapun yang digunakan, setiap pengantin wanita harus percaya kepada fotografernya. Karena yang kami inginkan hanyalah membuatnya terlihat cantik dan mengabadikan emosi serta menampilkan kepribadiannya yang unik dalam setiap bidikan foto," jelas Melissa menutup pembicaraan.

Lihat kembali deretan foto-foto inspirasi bridal portrait di atas yang ditata dan dipotret oleh Studio June!


KREDIT KE VENDOR:


Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]