Blog / Wedding Ideas / 17 Ritual Kecantikan Calon Pengantin dari Berbagai Penjuru Indonesia

17 Ritual Kecantikan Calon Pengantin dari Berbagai Penjuru Indonesia

Warna:
Tambahkan ke Board
17-ritual-kecantikan-calon-pengantin-dari-berbagai-penjuru-indonesia-1

Diberkati dengan budaya yang begitu kaya, tradisi perawatan kecantikan khas Indonesia yang turun-temurun pun sangat beragam. Merayakan hari kemerdekaan negara kita, mari kita simak lebih dekat berbagai ritual kecantikan yang dilakukan calon pengantin di seluruh penjuru Nusantara di bawah ini!

1. Tukang Piare
Dalam adat Betawi, calon pengantin melakukan serangkaian perawatan untuk menjadi 'ratu sehari'. Untuk hal ini, calon pengantin wanita ditemani oleh ahli perawatan kecantikan tradisional yang disebut sebagai Tukang Piare. Tukang Piare mengatur pantangan makan, memberikan jamu, dan melulur yang disertai dengan doa-doa tertentu.

2. Ditangas
Berikutnya dalam adat Betawi pun ada ritual ditangas yang tidak lain adalah mandi uap dengan rempah yang terdiri dari daun jeruk purut, daun pandan, akar wangi, daun dilem, dan sereh. Uap rempah ini bertujuan untuk membersihkan dengan lebih dalam sisa-sisa lulur dan mencegah keluarnya keringat yang berlebihan.

3. Batimung
Spa tradisional dengan cara penguapan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ini bertujuan untuk memelihara kesehatan dan menghilangkan bau keringat. Selain itu, batimung juga berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan kulit baru sehingga pengantin akan terlihat lebih cantik dengan kulit yang bersih dan halus.

4. Ratus
Di Pulau Jawa, metode ratus banyak diminati sebagai perawatan kecantikan sebelum menikah. Uap air rebusan campuran beberapa bahan herbal digunakan untuk mengasapi seluruh bagian tubuh. Bukan hanya itu, ratus juga baik untuk merawat organ kewanitaan.

5. Mohibadaa
Tradisi ini berasal dari Gorontalo. Ritual ini dilakukan untuk menjaga dan mempercantik kulit dengan mambalurkan masker yang terbuat dari tepung beras dan rempah-rempah lainnya ke wajah dan seluruh bagian tubuh lainnya.

6. Boreh
Di Bali, boreh banyak digunakan dengan resep yang sudah turun-temurun dari generasi ke generasi. Ramuan boreh bersifat menghangatkan, namun dipercaya dapat mengangkat kotoran yang menyumbat pori-pori dan sel kulit mati.

7. Mandi Bunga
Ritual mandi bunga atau mandi kembang telah dilakukan masyarakat Jawa sejak dulu. Tradisi ini dipercaya dapat membersihkan aura manusia. Setelah melakukan ini, calon pengantin dipercaya­ dapat melakukan hal-hal yang baik karena pikiran dan hatinya sudah dibersihkan.

8. Mandi Susu
Selain mandi kembang, mandi susu pun menjadi ritual para puteri Jawa selama berabad-abad. Hal ini dipercaya sebagai obat mujarab awet muda karena mampu melembutkan kulit. Sekarang pun masih banyak calon pengantin yang memilih ritual ini karena khasiatnya.

9. Shirodara
Perawatan kecantikan khas Bali ini dilakukan dengan cara menuangkan minyak yang sudah dipanaskan ke chakra keenam, yaitu "mata ketiga" yang letaknya di tengah dahi. Ritual ini bertujuan untuk menghilangkan kerutan-kerutan di wajah karena otot yang sudah rileks.

10. Bebedakan
Dengan ritual khas Melayu Pontianak ini, calon pengantin wanita diharuskan berbedak dengan bahan khusus selama 40 hari menjelang pernikahan. Hal ini dilakukan untuk mencapai wajah yang lebih bersih dan segar di hari teristimewa.

11. Betangas
Dalam Bahasa Palembang, betangas diartikan sebagai mandi uap yang dilakukan oleh calon pengantin dua atau tiga hari sebelum prosesi pernikahan berlangsung. Ritual tersebut dilakukan untuk membantu menghilangkan bau tidak sedap dan, bahkan, dapat membantu mempercepat pembakaran lemak dan mendetoksifikasi sisa racun dalam tubuh.

12. Berinai
Masih dari ranah Melayu, ritual ini merupakan tradisi memberi warna merah pada kuku sebagai tanda pengantin baru yang dilakukan malam hari sebelum akad nikah.

13. Jamu
Tentunya jamu tidak bisa lepas dari ritual kecantikan tradisional puteri keraton Jawa. Minuman ini memiliki berbagai khasiat kecantikan, seperti mencerahkan kulit wajah, menghilangkan jerawat, dan juga menjaga kulit agar awet muda.

14. Bacoho
Dalam adat Minahasa, Bacoho bisa diartikan sebagai mandi. Namun, ritual ini menggunakan sembilan jenis tanaman untuk membasuh rambut di malam sebelum akad nikah.

15. Batengeh
Bukan hanya di Banjar dan Palembang, suku Minang pun memiliki tradisi mandi uap yang disebut dengan batengeh. Uap yang berasal dari air rebusan rempah-rempah ini dipercaya dapat merawat kecantikan, kesehatan, pengobatan, dan menghilangkan bau badan.

16. Bercukur & Titek Gigi
Kembali ke ranah Pontianak, tradisi ini bertujuan untuk mencukur rambut-rambut halus di sekitar wajah dan meratakan gigi calon pengantin.

17. Lulur
Siapa yang tidak tahu lulur? Perawatan tubuh dengan lulur tradisional Jawa ini merupakan favorit para putri keraton hingga sekarang pun tetap diminati oleh banyak calon pengantin. Bahan dasar kunyit dan temu giring yang digunakan dipercaya bisa menampilkan kulit berkilau keemasan dan bercahaya.

Vendor yang mungkin anda suka

Instagram Bridestory

Ikuti akun Instagram @thebridestory untuk beragam inspirasi pernikahan

Kunjungi Sekarang
Kunjungi Sekarang