10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Merencanakan Pernikahan Destinasi di Luar Negeri

oleh Anindya Paramitha [[ 1556762400000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Ide Pernikahan 

Warna:

Bridestory telah meliput banyak kisah pernikahan di luar negeri, dari perayaan pernikahan tropis di Phuket, pernikahan ujung tebing di Santorini, hingga pernikahan estat di Selandia Baru. Memang, merencanakan pernikahan tujuan di luar negeri membutuhkan upaya dua kali lipat, namun persiapan yang matang bisa menjamin perayaan yang sempurna. Berikut adalah beberapa tips untuk memaksimalkan persiapan untuk pernikahan luar negeri agar berjalan lancar.

  • 1. Legalitas pernikahan

    Undang-undang dan tate cara perkawinan berbeda di tiap negara, ada yang cukup simpel, sementara ada juga yang memerlukan kelengkapan dokumen yang lebih rumit. Anda perlu memastikan cara untuk menikah di negara tujuan dengan sah serta memastikan bahwa pernikahan tersebut akan diakui di negara Anda sendiri. Upacara keagamaan dan tradisional juga sedikit lebih rumit karena Anda harus berkoordinasi dengan persyaratan agama sesuai dengan wilayah tersebut. Jika urusan administrasi terlalu banyak, kami sarankan untuk menikah di balai kota setempat atau mengadakan upacara adat dan keagamaan di negara Anda, dan kemudian mengadakan resepsinya di luar negeri.

  • 2. Jadwalkan dengan bijak

    Dua masalah utama untuk mengadakan pernikahan di luar negeri adalah biaya perjalanan dan cuaca. Tergantung di mana Anda berencana untuk pergi, tiket penerbangan dan biaya akomodasi mungkin bervariasi. Negara yang berbeda memiliki peak season yang berbeda, dan walaupun peak season memastikan cuaca bagus, biayanya mungkin lebih mahal. Memilih tanggal yang jatuh di luar peak season merupakan kompromi yang memadai karena daerah tersebut tidak akan terlalu sibuk dan secara umum akan lebih pas di kantong. Cara yang bagus untuk memastikan bahwa Anda telah menjadwalkan pernikahan Anda pada tanggal yang tepat adalah berbicara dengan warga setempat. Tanyakan kapan dan di mana penduduk setempat biasanya menikah sehingga Anda bisa mengetahui seperti apa cuacanya.

  • 3. Mengelola logistik perjalanan

    Logistik perjalanan merupakan hal yang krusial selama kepergian, kedatangan, dan pada hari H pernikahan Anda. Urutkan akomodasi dan transportasi untuk Anda, tunangan Anda, dan kedua keluarga inti terlebih dahulu sebelum mengurusi orang lain. Tetapkan batas waktu kapan tamu Anda harus RSVP sehingga Anda tidak akan beresiko kehabisan kamar hotel untuk dipesan. Kami tidak merekomendasikan membeli tiket penerbangan untuk keluarga dan tamu sekaligus karena terlalu rumit untuk menjadwalkan dan mengatur detail penerbangan setiap orang. Cukup sediakan daftar apa yang perlu disiapkan tamu untuk mendapatkan visa dan rekomendasi tiket penerbangan yang bisa mereka beli. Ketika mereka tiba, Anda dapat menyewa mobil atau mengatur antar-jemput hotel untuk mereka. Bila terlalu mahal, Anda dapat memberikan panduan kepada tamu untuk mengambil transportasi umum ke hotel serta venue.

  • 4. Mengatur sendiri atau menyewa perencana pernikahan?

    Sekarang saatnya untuk fokus pada kategori pernikahan hari-H, seperti pakaian pernikahan, tatanan rambut dan rias, dekorasi, makanan, dokumentasi, dan sebagainya. Sebelum memulai, Anda harus memutuskan apakah ingin mengatur pernikahan Anda sendiri atau menyewa perencana pernikahan. Mengatur pernikahan Anda sendiri berarti Anda bisa menyesuaikan semuanya sesuai dengan keinginan Anda, tetapi sulit untuk melakukannya dari luar negeri karena menghubungi vendor di negara yang berbeda saja dapat menjadi tantangan. Sebaliknya, Anda juga dapat menyewa perencana pernikahan untuk membantu Anda. Banyak hotel serta agen perjalanan yang menawarkan paket upacara pernikahan dengan harga tetap. Namun, Anda tidak dapat melakukan banyak penyesuaian dengan paket-paket ini. Anda juga dapat menyewa perencana pernikahan lokal yang dapat memilah vendor sesuai keinginan Anda. Jangan lupa untuk meminta portofolio mereka terlebih dahulu.

  • 5. Survei lokasi

    Apapun jalur perencanaan pernikahan yang Anda pilih, Anda harus mengunjungi terlebih dahulu lokasi yang ditentukan sebelum Hari H. Minimal satu bulan sebelum pernikahan, Anda harus memeriksa sendiri venue untuk memastikan bahwa dekorasi akan berjalan sesuai rencana. Anda juga perlu mengalami sendiri bagaimana menuju ke hotel dan venue dari bandara sehingga Anda dapat memberikan informasi yang tepat untuk para tamu nanti. Bertemulah dengan sebanyak mungkin vendor yang Anda pekerjakan dan ikuti perkembangan mereka. Ini juga merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mendiskusikan rundown pernikahan Anda dengan setiap vendor yang terlibat dalam upacara sehingga semua orang bisa datang tepat waktu.

  • 6. Transaksi uang

    Satu hal yang cepat dilupakan adalah nilai tukar mata uang asing dan bagaimana fluktuasi dapat mempengaruhi pembayaran Anda. Anda pertama-tama harus berurusan dengan transfer valuta asing kepada vendor pernikahan di luar negeri untuk pembayaran deposit. Ini diperlukan untuk mengamankan tanggal mereka, dan kemudian Anda akan membayar sisanya beberapa waktu sebelum atau setelah pernikahan, tergantung kepada tiap vendor. Mentransfer uang melintasi batas internasional melalui wire transfer atau penyedia layanan uang, seperti Western Union, memerlukan banyak dokumen, tambahan biaya bank, serta membutuhkan waktu untuk sampai ke pihak penerima. Cara yang lebih mudah adalah menggunakan kartu kredit, tetapi Anda perlu memastikan bahwa nilai pagunya cukup untuk membayar semuanya.

  • 7. Biaya bagasi

    Selalu sediakan uang untuk membayar biaya bagasi tambahan. Pastikan Anda tahu cara mengemas setiap barang dengan benar. Kami tidak merekomendasikan pengiriman barang rapuh melalui pos karena waktu kedatangan paket tidak menentu. Jika Anda berencana membawa gaun pengantin, jangan masukkan ke dalam koper. Pesan kursi di sebelah Anda selama penerbangan dan letakkan gaun pengantin Anda di kursi tersebut agar tidak kusut. Jika ini tidak memungkinkan, hubungi maskapai dan tanyakan apakah boleh untuk menggantungnya di lemari first class. Tas pakaian harus siap untuk semua pakaian halus dan stiker “FRAGILE” juga harus terpampang di tiap tas.

  • 8. Pertimbangkan kelelahan dan jet lag

    Risiko memiliki pernikahan di luar negeri adalah rasa lelah selama hari pernikahan karena perjalanan yang panjang. Jika zona waktu sangat berbeda dari negara asal Anda, fisik Anda dan para tamu kemungkinan akan kaget dengan perbedaannya. Semakin lama penerbangan dan zona waktu, semakin banyak waktu yang harus disediakan sebelum pernikahan agar semua orang dapat beristirahat dan menyesuaikan diri. Anda dan pasangan adalah yang paling harus beristirahat dengan baik. Pastikan Anda dan pasangan tiba beberapa hari sebelum pernikahan untuk menghindari kelelahan atau jet lag. Beri rekomendasi pada anggota tamu lainnya mengenai tanggal dan jam berapa mereka harus melakukan penerbangan sehingga mereka tidak terlalu terpukul oleh jet lag.

  • 9. Daftar periksa dokumen legal

    Selalu miliki daftar semua dokumen penting yang harus Anda bawa untuk memastikan penerbangan dan berbagai acara untuk hari pernikahan Anda lancar. Bukanlah suatu pilihan untuk mengirim seseorang kembali ke rumah untuk mengambil barang yang dilupakan, dan mengirimkannya melalui pos tidak akan efektif pula. Beberapa negara memerlukan dokumentasi tambahan, seperti akta kelahiran serta salinan paspor, untuk menyelenggarakan upacara pernikahan di negara mereka. Buatlah salinan dan softcopy dari setiap dokumen penting yang dapat Anda pikirkan sehingga jika Anda lupa membawa cetakannya, Anda setidaknya memilikinya di surel Anda. Kumpulkan semua di dalam folder dan simpan di tempat yang aman dari cairan dan apa pun yang dapat membuat kusut atau merobek kertas.

  • 10. Pasca acara

    Apa yang terjadi setelah pernikahan seringkali diabaikan. Biasanya, ada lebih banyak hal yang perlu Anda bawa pulang ketika berkunjung ke negara atau kota lain. Membawa koper kosong selalu berguna pada situasi ini atau mencari kantor pos terdekat jika Anda ingin mengirim barang ke rumah sebagai paket. Pastikan setiap pembayaran telah dilakukan dan dokumentasi untuk pernikahan memiliki tanggal pasti kapan akan dikirimkan kepada Anda. Perpanjang satu atau dua hari untuk beristirahat dan berurusan dengan bisnis apa pun yang mungkin terbawa ke hari setelah pernikahan. Jika Anda berencana untuk pergi bulan madu tepat setelah pernikahan, pastikan seseorang, antara perencana pernikahan Anda, maid of honor, atau best man tetap di sana untuk membantu Anda mengurus segala kerumitan pasca acara.

Apakah Anda punya tip lain untuk mempersiapkan pernikahan di luar negeri? Bagikan dengan kami di kolom komentar di bawah ini!


Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]