10 Detail yang Membuat Album Pernikahan Tara Basro dan Daniel Adnan Begitu Memikat

oleh Belle Biarezky [[ 1593741600000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] di Pernikahan Terkenal 

Warna:

https://www.bridestory.com/id/search-results?q=sandra%20dewi&tab=articlesPernikahan pasangan aktor, Tara Basro dan Daniel Adnan, begitu mengejutkan sekaligus memukau banyak orang. Digelar dengan konsep microwedding yang intim, perayaan ikatan janji suci keduanya dipenuhi oleh berbagai detail artistik di setiap elemen, mulai dari venue, dekorasi, hingga aksesoris kedua mempelai.

  • Venue yang sarat filosofi

    Upacara ikatan janji suci Tara dan Daniel diadakan di Wot Batu, Bandung, yang tidak lain adalah sebuah ruang instalasi seni terbuka karya seniman senior, Sunaryo. Wot Batu dimaknai sebagai sebuah jembatan yang menyeimbangi antara jiwa manusia dan manifestasi fisik dalam hidup, berupa empat elemen kehidupan, yaitu api, air, tanah, dan angin. Konsep yang sangat mendalam ini membuat tempat ini tidak hanya artistik, namun juga beratmosfer spiritual dan sangat mendukung suasana yang ingin dibangun ketika Tara dan Daniel mensahkan hubungan mereka di hadapan Tuhan.

  • Intim dan bersahaja

    Tara dan Daniel hanya mengundang keluarga dan kerabat terdekat untuk menyaksikan mereka mengikat janji sehidup semati. Sejatinya, itulah inti dari sebuah perayaan pernikahan. Tak ayal, suasana yang tercipta pun sangat sakral dan akrab.

  • Janji suci di atas air

    Dengan bantuan tangan dingin Sunaryo, Daniel dan Tara berhasil meresmikan hubungan mereka di atas panggung minimalis yang mengapung di atas air. Latar belakang Batu Air juga merupakan sebuah kesengajaan di mana instalasi ini, bagi kedua sejoli ini, merepresentasikan momen ketika mereka mengarungi kehidupan bersama menuju fase yang indah dan menenangkan.

  • Keagungan alam nan rimbun

    Tidak bisa dipungkiri bahwa keindahan album pernikahan Tara dan Adnan tercipta dari latar alam khas dataran tinggi yang sangat asri. Lensa Vicky Tanzil dari byverb pun sukses mengabadikan interaksi romantis dan natural pasangan ini dalam bingkai pepohonan hijau, langit biru, dan cahaya matahari yang apik sekaligus syahdu.

  • Pulasan lugas dan distingtif

    Sebagai penyuka riasan wajah yang natural, Tara sengaja meminta kepada perias Angelika Samara untuk polesan makeup yang tidak berlebihan. Sang makeup artist mengombinasikan palet yang menonjolkan keindahan warna kulit sang pengantin dengan sentuhan distingtif eyeliner berwarna perak untuk menciptakan look yang spesial.

  • Tampilan klasik sekaligus eklektik

    Tara dan Daniel tidak takut menambahkan aksen eklektik pada tampilannya yang klasik. Desain gaun pengantinnya sarat akan garis-garis yang klasik, seperti yang sang mempelai perempuan inginkan, yaitu tampilan yang timeles dan simpel. Sentuhan eklektik diwakilkan oleh aksesori mutiara kreasi Rhea Revren sebagai pendamping kerudung pengantin Tara, sedangkan pada Daniel, aksen pinggang dibalut dengan kain batik yang diserasikan dengan jas bergaya tailcoat kreasi Brillington & Brothers.

  • Ronce melati nan bersahaja

    Keindahan Wot Batu yang tiada tara diseimbangkan dengan konsep dekorasi yang bersahaja sekaligus memikat. Walaupun hanya sebuah aksen ronce melati di lorong masuk serta aransemen bunga peony segar bersama anggrek laba-laba dan solidago di beberapa sudut, Flore Bastille berhasil menonjolkan kesatuan atmosfer yang hangat dan sentimental.

  • Daya tarik bunga peony

    Salah satu daya tarik utama dari aransemen ruang di pernikahan Tara dan Adnan adalah hadirnya bunga peony. Tidak mudah mendapatkan bunga yang dijuluki sebagai the queen of flowers ini. Untungnya, udara Bandung yang sejuk berhasil membuat bunga-bunga ini tumbuh prima nan cantik. Tidak hanya sebagai buket bunga pengantin, Flore Bastille juga mengangkat pesona flora ini untuk hiasan pada kursi mempelai perempuan, serta disebar mengapung di atas kolam Batu Air.

  • Dekorasi meja yang mendetail

    Masih soal dekorasi, walaupun tanpa sebuah centerpiece yang megah, meja akad Tara dan Daniel dipenuhi oleh detail-detail kecil dekoratif yang ditata secara kreatif, seperti table runner dari roncean melati dengan baki metal yang atraktif, serta mahar yang ditata sedemikian rupa di antara bunga-bunga favorit Tara yang dikeringkan.

  • Tanda pengikat cinta berdesain rustic

    Sebagai unsur wajib dalam ikatan janji suci, Tara dan Daniel memilih desain cincin perkawinan yang rustic dan modern. Warna tembaga dipilih untuk mempelai laki-laki, sedangkan jari sang istri dihiasi cincin minimalis bertabur batu permata.

Tara Basro merupakan salah satu figur publik perempuan yang menikah di usia menginjak 30, seperti halnya juga Sandra Dewi. Simak album pernikahan Sandra Dewi dan Harvey Moeis di halaman berikut ini.


KREDIT KE VENDOR:

  • Fotografi: byverb
  •  | 
  • Hair & Makeup: Angelika Samara
  •  | 
  • Busana Pria:

    Brillington & Brothers

  •  | 
  • Venue: Wot Batu
  •  | 
  • Bunga: Flore Bastille
  •  | 
  • Dekorasi & Pencahayaan: Flore Bastille
  •  | 
  • Sepatu Pengantin: Amina Muaddi
  •  | 
  • Aksesori Pernikahan: Rhea Revren

Kirim Komentar Anda

BACA [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Komentar

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]

Tampilkan