Blog / Relationship Tips / 5 Tips Mengatasi Keraguan Menjelang Pernikahan

5 Tips Mengatasi Keraguan Menjelang Pernikahan

Color:
Add To Board
5-tips-mengatasi-keraguan-menjelang-pernikahan-1

Apakah Anda sedang mengalami keraguan menjelang pernikahan? Rasa cemas yang mendera adalah hal yang cukup normal dan kerap dialami oleh sebagian calon pengantin, namun jangan sampai situasi ini berhasil merenggut seluruh perhatian Anda. Mengucapkan janji suci di hadapan Tuhan tentu merupakan komitmen yang sangat besar, mengingat Anda dan pasangan harus berjanji untuk selalu setia dan saling mendampingi satu sama lain hingga maut memisahkan. Inilah yang membuat beberapa calon pengantin masih mempertanyakan kesiapan mereka untuk melangkah ke pelaminan. Jadi, pastikan Anda telah siap untuk menghabiskan sisa hidup Anda bersama pasangan.

Sebuah penelitian dari UCLA melakukan interview terhadap 464 pasangan mengenai pandangan mereka terhadap pasangan yang akan mereka nikahi. Hasilnya, mereka yang memendam keraguan berlebih memiliki potensi tingkat perceraian yang lebih tinggi setelah empat tahun. Ada banyak sekali faktor yang membuat calon pengantin merasa ragu dengan keputusannya untuk menikah, mulai dari kemampuan ekonomi, tingginya intensitas pertengkaran, pasangan yang pernah berdusta, kurangnya rasa percaya, hingga trauma masa lalu. Selain beberapa hal tadi, ketakutan akan menghadapi konflik rumah tangga di masa depan juga menjadi alasan utama mengapa banyak orang yang cemas dengan kelanjutan pernikahannya. Semua faktor ini umumnya terjadi karena Anda tengah mengalami ujian berupa godaan menjelang pernikahan. Lalu, bagaimana cara mengatasi keraguan yang berpotensi merusak rencana pernikahan Anda? Ikuti kelima saran berikut ini.

5 Tips Mengatasi Keraguan Menjelang Pernikahan Image 1

  1. Bicarakan Kegundahan Anda Bersama Pasangan
    Mungkin Anda berpikir bahwa membicarakan hal ini bersama pasangan adalah keputusan yang kurang tepat karena dapat memperburuk situasi. Padahal, dalam keadaan seperti ini justru pasangan Anda berhak untuk mengetahui kegelisahan yang sedang Anda alami. Ungkapkan semua hal yang mengganggu pikiran Anda secara perlahan. Ingat, kejujuran adalah pondasi utama dalam sebuah hubungan. Setelah mendengar pernyataan Anda, ia mungkin akan terkejut, namun berikan penjelasan bahwa Anda sangat membutuhkan saran dan dukungan darinya saat ini. Jika masalah ini tidak ada kaitannya dengan pasangan, pastikan Anda juga tidak menyinggung perasaannya. Lakukan diskusi bersama untuk menemukan penyelesaian yang tepat.
  2. Mintalah Bantuan Konselor Profesional
    Apakah keraguan Anda telah mengganggu kehidupan sehari-hari? Tidak ada salahnya untuk mencari bantuan profesional. Dalam hal ini, konseling dapat menjadi opsi yang sangat berguna untuk memecahkan masalah. Para konselor akan membantu Anda untuk mengatakan hal-hal yang mungkin sulit untuk diungkapkan sekaligus menjadi pendengar yang aktif. Mereka juga bisa menolong Anda dan pasangan untuk mencari jalan keluar sehingga persoalan yang ada tidak semakin memanas.
  3. Percaya pada Diri dan Hubungan yang Sedang Anda Jalani
    Ingatlah bahwa kehidupan berumah tangga tidak selalu berjalan dengan mulus. Naik turunnya fase dalam hubungan adalah hal yang sangat lumrah dan dialami oleh setiap pasangan suami-istri. Jadi, penting bagi Anda untuk memupuk rasa percaya terhadap diri sendiri. Buat kelebihan Anda sebagai kekuatan dan jadikan kekurangan Anda sebagai motivasi untuk terus belajar. Yakinlah bahwa Anda mampu menjalani segala ujian yang kelak dapat menerpa rumah tangga Anda dan pasangan.
  4. Beri Waktu pada Diri untuk Menenangkan Pikiran
    Ada baiknya Anda berusaha mencari tahu dari mana keraguan itu berasal. Cobalah menenangkan diri dan renungkan semuanya. Untuk membuatnya lebih mudah, Anda dapat memanfaatkan waktu luang yang ada dengan mengambil me-time. Lakukan ragam aktivitas menyenangkan yang dapat membantu Anda untuk menjernihkan pikiran, seperti mengunjungi tempat wisata, membuat aneka kerajinan tangan, mencoba menu masakan baru, mengikuti workshop menarik, hingga pergi berlibur ke luar kota. Semua kegiatan ini dapat Anda lakukan sendiri ataupun bersama pasangan.
  5. Ingat Kembali Alasan Anda Memilih Pasangan
    Apakah yang membuat Anda ingin menikah dengannya? Apa saja kelebihan yang ia punya sehingga Anda berhasil jatuh ke dalam pelukannya? Dan, bagaimana dengan cara ia memperlakukan Anda dan seluruh keluarga besar Anda? Pikirkan dengan matang mengenai hal ini dan segeralah temukan jawabannya. Jika pasangan Anda benar-benar orang yang tepat, maka pastikan ia benar-benar menjadi tempat ternyaman untuk Anda di masa depan.

Mengatasi keraguan menjelang pernikahan tentu bukanlah perkara mudah, namun pastikan masalah tersebut tidak akan mengganggu hari bahagia yang sudah ada di depan mata. Ingat, semua hal yang Anda khawatirkan akan lebih mudah dihadapi bersama dengan pasangan.

Vendors you may like