Pernikahan Gaya Jawa yang Digelar Secara Intim dan Hangat

by Belle Biarezky [[ 1578276000000 | amDateFormat:'ll | HH:mm' ]] in Real Weddings 

Colors:

Pernikahan Jawa Kontemporer adalah tema yang dianggap tepat untuk mewakilkan asal usul Anne dan Dennis. Selain karena Anne masih memiliki keturunan bangsawan dari Surakarta, Dennis yang berdarah Jerman sangat menyukai budaya Jawa. Namun, pernikahan mereka digelar secara intim dengan beberapa prosesi yang dipersingkat serta adanya sesi pidato pendek dari pengantin layaknya resepsi yang banyak diterapkan di negara asal Dennis. Selain itu, walaupun busana adat tetap dipakai, pengantin pria dan keluarga memakai setelan jas modern di momen akad nikah.

Dua tahun menjalin hubungan asmara, tentu akulturasi tersebut tidak sulit bagi dua sejoli ini. Uniknya, banyak kerabat yang beranggapan karakter mereka tidak sesuai dengan latar belakang mereka. Anne sangatlah cuek, liberal, dan aktif, sedangkan Dennis lebih "jowo", terutama aksen Bahasa Indonesianya yang lebih medok.

Memiliki karakter yang berbeda tidak meredam mereka untuk melanjutkan hubungan secara serius, bahkan mereka sempat merasakan hubungan jarak jauh. Berkenalan di Jakarta, Dennis yang telah menetap di Yogyakarta harus bolak-balik ke Bali untuk menghampiri Anne yang sangat sibuk dengan pekerjaannya saat itu di sana. "Sampai akhirnya LDR sudah terlalu ribet dan kami berdua niat mau nikah, akhirnya saya rela meninggalkan kehidupan yang sangat menyenangkan di Bali," kenang Anne. "Januari 2019 saya pindah ke Yogyakarta dan memutuskan untuk "melanjutkan" dengan Dennis sekaligus membantu perusahaan furniturnya." Ya, bidang desain adalah yang menyatukan keduanya. Anne yang berlatar belakang pendidikan desain interior pun menjadi bagian dalam hidup maupun karir Dennis.

  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 001
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 002
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 003
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 004
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 005
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 006
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 007
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 008
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 009
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 010
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 011
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 012
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 013
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 014
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 015
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 016
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 017
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 018
  • Pernikahan Gaya Jawa Yang Digelar Secara Intim Dan Hangat - 019

Apresiasi mereka pada estetika Jawa dan desain produk bisa terlihat nyata pada perayaan janji suci mereka. Suvenir tatakan gelas mereka kreasikan sendiri dari resin dan bambu yang sudah tidak terpakai dari perusahaan Dennis. Sentuhan personal dari pasangan ini juga diterapkan di cincin pernikahan mereka. "Kami memakai cincin pernikahan milik kakek dan nenek Dennis yang ukurannya disesuaikan dengan jari kami. Kami berharap pernikahan kami akan selamanya seperti pernikahan mereka," ungkap sang pengantin perempuan.

Dalam hal penampilan, Anne membuktikan jika tidak harus mahal untuk mendapatkan perlengkapan pengantin yang berkualitas. Perhiasannya dibuat dengan tangan oleh Mahija, sedangkan kebayanya dan seragam keluarga dibuat dengan sangat teliti oleh Indra Gunawan dengan kain bawahan dari Batik Winotosastro yang merupakan rekan Keraton. Untuk riasan, uniknya Anne tidak ingin para tamu pangling terhadapnya sehingga ia meminta perias Henni Priyatna untuk memoles mukanya dengan natural. "Kami berdua memang ingin kelihatan natural dan tidak terlalu gemerlap," ujar Anne tertawa menceritakan keinginannya dan Dennis yang tidak seperti pengantin lain, namun justru itulah yang membuat selebrasi mereka istimewa dan personal.


CREDIT TO VENDORS:

  • Wedding Planning:

    Patron Wedding Organizer Yogyakarta

  •  | 
  • Photography: Agit Primaswara & Co
  •  | 
  • Dress & Attire: Indra Gunawan
  •  | 
  • Hair & Makeup: Henni Priyatna
  •  | 
  • Jewelry: Mahija
  •  | 
  • Wedding Accessories: Mahija
  •  | 
  • Decoration & Lighting: TR Dekorasi
  •  | 
  • Flowers: TR Dekorasi

Post Your Comment

READ [[ blogCommentsCtrl.commentsCount ]] Comments

[[ comment.createdAt | amDateFormat : 'll | HH:mm' ]]

[[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]] [[ comment.account.data.accountable.data.displayName ]]

[[ comment.content ]]